Home / Berita Utama / Dinas Dikpora Sosialisasi Sistim Pelaksanaan USBN dan UNBK

Dinas Dikpora Sosialisasi Sistim Pelaksanaan USBN dan UNBK

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Memaksimalkan persiapan menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD/MI dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi SMP se-Kaimana, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) menyelenggarakan sosialisasi terkait mekanisme penyelenggaraan USBN dan UNBK melibatkan para kepala sekolah dan staf guru dari 87 SD dan 16 SMP se-Kabupaten Kaimana.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMA Negeri I Kaimana untuk tingkat SD/MI dan Aula SMP Negeri I Kaimana untuk tingkat SMP ini, dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Julius Nanay, S.Pd.

Dalam sambutannya Julius mengatakan, sosialisasi ini sangat penting agar penyelenggaraan USBN untuk tingkat SD/MI dan UNBK tingkat SMP di Kabupaten Kaimana bisa berjalan dengan baik. Dikatakan, melalui sosialisasi ini diharapkan pihak sekolah, dalam hal ini guru-guru dapat memahami secara baik mekanisme penyelenggaraan ujian.

Baca Juga:  Turun Sosialisasi, DLH 'Warning' Akan ada Sanksi Bagi Warga yang Melanggar Aturan Persampahan

“Karenanya kami meminta para peserta sosialiasi agar mengikuti secara baik kegiatan ini karena sangat penting dalam rangka mensukseskan pelaksanaan USBK dan UNBK yang tersisa 2 hingga 3 bulan lagi. Kami berharap semua sistim atau mekanisme penyelenggaraannya dapat dipahami secara baik sehingga pada pelaksanaannya nanti tidak menemukan kendala,” ajak Nanay, Selasa (12/2).

Lebih lanjut ia juga meminta pihak sekolah, agar memperhatikan kesiapan peserta USBN maupun UNBK, baik terkait kemampuan secara akademik melalui pengayaan dan lainnya, maupun kedisiplinan peserta untuk mengantisipasi adanya siswa yang batal atau mengundurkan diri saat pelaksanaan ujian karena alasan yang tidak jelas. Nanay juga menghimbau pihak sekolah yang belum melengkapi data peserta ujian agar segera melengkapinya.

Baca Juga:  PAD Kaimana Tahun 2020 Baru Mencapai 87,18%

“Tidak boleh ada siswa kelas VI atau kelas IX yang tidak mengikuti ujian sekolah maupun nasional. Ini perlu menjadi perhatian serius pihak sekolah, karena disamping bertujuan mencegah anak-anak putus sekolah, kita juga memiliki tanggungjawab meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Kaimana. Dimana salah satu indikator penilaiannya adalah penyelenggaraan pendidikan, yang didalamnya mencakup angka putus sekolah, angka melanjutkan dan lainnya,” tegas Nanay. |AWI|

 


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *