Home / Berita Utama / Dinkes Kaimana Gelar Pertemuan Advokasi Polio

Dinkes Kaimana Gelar Pertemuan Advokasi Polio

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Dalam rangka membangun komitmen bersama mensukseskan program SUB PIN Polio di Papua Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Kamis (28/3), menggelar pertemuan sosialisasi dan advokasi dalam rangka Sub PIN Polio serta Pemberian Obat dan Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan Tingkat Kabupaten Kaimana.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kaimana Beach Hotel ini dibuka Kepala Dinas Kesehatan, Arifin Sirfefa, SKM,MM. Kegiatan ini sendiri melibatkan perwakilan OPD, kepala distrik, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh adat di Kabupaten Kaimana.

Ketua panitia kegiatan, Maria K. Adopak, A.Md.Keb menjelaskan, kegiatan yang melibatkan perwakilan elemen masyarakat ini bertujuan agar peserta mengetahui penyebab penularan, pengobatan dan pencegahan penyakit polio, juga agar terbangunnya komitmen bersama untuk mensukseskan program SUB PIN Polio di Provinsi Papua Barat umumnya.

Baca Juga:  KPU Kaimana Teken MoU, Ratusan Anggota PPD, PPS, Pantarlih dan KPPS Masuk BPJS

Dijelaskan, upaya pencegahan polio diperlukan karena sejak munculnya wabah polio di Indonesia, pemerintah dengan bantuan WHO dan Unicef telah memutuskan untuk melakukan PIN sebagai usaha pemberantasan polio dengan cara cara pencegahan bukan pengobatan. Hal ini disebabkan karena hingga saat ini belum ditemukan obat yang efektif untuk penyembuhan penyakit ini.

Ia juga menjelaskan, pada bulan November 2018 lalu, Tanah Papua dikejutkan dengan 3 kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio VDPV tipe I di wilayah Provinsi Papua, tepatnya di Kabupaten Yahukimo. Dengan memperhatikan capaian imunisasi dan surveilans lumpuh layu akut lanjutnya, maka Provinsi Papua Barat sebagai provinsi yang berbatasan langsung, dikategorikan beresiko tinggi terhadap polio.

Baca Juga:  DAK Minta Pemerintah Daerah Salurkan Bansos Secara Merata Sampai Kampung-Kampung

Ditambahkan, berdasarkan rekomendasi dari Komite Ahli Eradikasi Polio dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional tahun 2019, segera dilakukan upaya untuk menghentikan penularan virus VDPV tipe I dengan melaksanakan sub Pekan Imunisasi Nasional secara massal di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Target cakupan pelaksanaan Sub PIN Polio agar memberikan perlindungan terhadap anak usia 0-15 tahun sebagai respon dari kejadian luar biasa polio adalah 95% dan dilaksanakan 2 putaran yaitu; pertama 1-7 April dan kedua 29 April-4 Mei 2019. Untuk mencapai target ini maka diperlukan upaya penggerakan masyarakat yang bersifat masif,” terangnya. |AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *