
DINAS Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kaimana menggelar Sosialisasi Assestmen Kompetensi Minimum (AKM) bagi penyelenggara pendidikan tingkat SMP se-Kabupaten Kaimana, Senin (23/8/2021).
Sosialisasi yang melibatkan para kepala sekolah dan operator komputer dari setiap SMP ini, dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kaimana, Drs. Ray Ratu D. Come,MM bertempat di Gedung Pertemuan GPI Rehobot.
Ray Come dalam sambutannya mengatakan, saat ini telah terjadi perubahan paradigma dalam penyelenggaraan pendidikan, terutama pada kegiatan belajar mengajar di sekolah, dimana ujian nasional bagi siswa diubah menjadi assestmen kompetensi minimum, mengacu pada visi Kementerian Pendidikan Nasional tntang merdeka belajar.
Untuk itu, sosialisasi terkait assestmen kompetensi minimum ini dilakukan, agar setiap guru, mulai dari kepala sekolah maupun guru mata pelajaran memiliki kemampuan untuk melakukan assesmen kompetensi terhadap siswa didik.

Dikatakan, meskipun saat ini masih dalam situasi pandemi Covid 19, namun peningkatan pengetahuan dan pemahaman terkait penyelenggaraan pendidikan harus tetpa dilakukan, karena dengan paradigma baru saat ini, pengujian kompetensi siswa diserahkan sepenuhnya ke masing-masing satuan pendidikan.
Kesempatan yang sama, Ray Come juga mengingatkan para guru peserta sosialisasi, bahwa pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Kaimana belum menunjukkan hasil yang menggembirakan, meskipun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) cukup tinggi diatas 6,0.
Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya indek pembangunan bidang pendidikan adalah Angka Partisipasi Murid (APM) yang masih bertahan pada posisi 4,5%, yang jika diakumulasikan maka rata-rata partisipasi murid hanya sampai kelas 2 SMP.
Kondisi ini lanjut Ray, menuntut semua penyelenggara pendidikan, terutama di tingkat SMP agar bekerja lebih giat untuk mendorong pertumbuhan sektor pendidikan yang menjadi salah satu indikator IPM.
“Untuk itu dengan assesmen kompetensi minimum ini, diharapkan bisa membantu meningkatkan APM dan indikator lainnya di bidang pendidikan,” ujarnya sembari mengajak para guru agar mengikuti materi sosilalisasi assesmen kompetensi minimum dengan baik untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Kaimana. |RED|KN1|



























KAIMANA NEWS Media Informasi Publik