Home / Berita Utama / Jelang UNBK, SMAN I Kewalahan Cari Tambahan Komputer

Jelang UNBK, SMAN I Kewalahan Cari Tambahan Komputer

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMA/SMK/MA tersisa beberapa minggu lagi akan digelar. Menyongsong pelaksanaan UNBK ini, SMA Negeri I Kaimana kewalahan mencari tambahan komputer untuk kebutuhan 244 peserta UNBK. Saat ini, jumlah komputer yang tersedia baru sebanyak 102 unit hasil pinjaman dan milik sekolah.

“Sementara kami sudah menandatangani pernyataan UNBK dalam 2 sesi. Itu artinya komputer harus tersedia 122 unit. Kalau 3 sesi kasihan anak-anak karena sesi ketiga ada di jam 2 sampai 4 sehingga anak-anak tidak fokus lagi,” ujar Kepala SMAN 1 Kaimana, Yosaphat Lamawuran, S.Si, Jumat (8/3).

Ditemui saat hendak mencari tambahan komputer, Yosaphat mengakui, pihak sekolah sendiri hanya memiliki 52 unit komputer, dimana 34 diantaranya merupakan aset lama, sedangkan 18 unit lainnya dibeli dari iuran komite sekolah. Untuk mengatasi kekurangan komputer, pihak sekolah telah mendapat pinjaman komputer dari SMK Negeri 1 Kelautan dan Perikanan sebanyak 40 unit dan SMP Negeri I sebanyak 10 unit.

Baca Juga:  17 Warga Binaan Lapas III Kaimana Diusulkan Terima Remisi Khusus Idul Fitri 1445 H

Sehingga total komputer yang tersedia saat ini lanjutnya, sebanyak 102 unit, sementara untuk melaksanakan UNBK dalam 2 sesi, jumlah komputer harus minimal 122 unit. “Itu artinya kita masih kurang 20 unit lagi supaya bisa gelar dalam 2 sesi. Tapi minimal harus ada cadangan 5 unit untuk mengantisipasi jangan sampai ada yang rusak saat pelaksanaan,” ungkapnya di Halaman SMAN 1 .

Baca Juga:  Tindaklanjut Laporan Dugaan Mark Up, Kejari Kaimana Masih Menunggu Hasil Audit BPK

Lebih jauh ia mengatakan, untuk mengatasi kekurangan komputer, pihaknya sudah bertemu Pemerintah Daerah dalam hal ini Sekda Kaimana agar diberikan pinjaman, namun komputer yang disetujui Sekda, hingga saat ini belum tiba di Kaimana, sementara pelaksanaan ujian tersisa dua minggu lagi.

“Apapun alasannya kami komit untuk tetap laksanakan 2 sesi karena saya sudah tandatangan pernyataan. Ini yang saya sementara berusaha cari tambahan komputer. Seandainya tidak ada sama sekali pinjaman dari Pemda, kita akan upayakan pinjam komputer guru-guru atau siswa. Kami targetnya tidak muluk-muluk, hanya ingin mencapai yang terbaik,” pungkasnya. |AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *