
PEMBANGUNAN tidak hanya menjadi tanggungjawab lelaki, namun juga tanggungjawab perempuan, terlebih karena kebutuhan masing-masing pihak diketahui paling baiki oleh pihak itu sendiri.
Perempuan juga memiliki peran strategis dalam melakukan pembangunan secara nasional, terlebih secara ratio, jumlah perempuan hampir seimbang dengan jumlah laki-laki, dimana 49% penduduk Indonesia yang sebesar 237.556.363 adalah perempuan.
Hal ini disampaikan Penjabat Sekda Kaimana, Luther Rumpumbo, S.Pd,M.M membacakan sambutan tertulis Bupati Kaimana pada pembukaan kegiatan fasilitasi peningkatan produktifitas ekonomi perempuan (PPEP) asli Papua bertempat di Belia Café, Kamis (12/11/2020).
Dikatakan, karena perannya yang strategis, maka keterwakilan perempuan dalam pengambilan kebijakan dan di lembaga yang mempengaruhi kebijakan adalah mutlak.

Bahkan untuk memaksimalkan peran perempuan dalam pembangunan lanjutnya, pada tahun 2010 pemerintah telah menerbitkan Inpres Nomor 9/2000 tentang pengarusutamaan gender dalam pembangunan nasional.
Lebih jauh Luther Rumpumbo mengatakan, PPEP merupakan upaya mendesak guna mewujudkan pemenuhan hak ekonomi perempuan. Dalam kondisi perekonomian nasional yang belum kondusif lanjutnya, peran perempuan menjadi sangat penting dalam mendukung ekonomi keluarga.
Luther menyampaikan apresiasi kepada Dinas PPPA Kaimana yang telah memfasilitasi kegiatan peningkatan produktifitas ekonomi perempuan (PPEP) asli Papua.
Ia berharap, melalui kegiatan ini para peserta dapat terus berbenah meningkatkan kapasitas diri dan kelompok serta mampu mengaplikasikan materi-materi yang dipelajari, sehingga mampu menjadi kelompok yang mandiri terutama dalam meningkatkan penghasilan bagi pemenuhan ekonomi keluarga. |TOB|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik