Home / Berita Utama / 4 ASN Terinfeksi HIV-AIDS, Satpol PP Bersih

4 ASN Terinfeksi HIV-AIDS, Satpol PP Bersih

Bagikan Artikel ini:

 

KAIMANA- Dari hasil pemeriksaan darah yang dilakukan pihak RSUD Kaimana terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab Kaimana, 4 diantaranya diketahui positif terinfeksi virus HIV-AIDS. Pengambilan sampel darah ini baru dilakukan pada sebagian dari total ASN Kaimana.

Jumlah ASN yang terinfeksi HIV-AIDS ini disampaikan Bupati Kaimana, Matias Mairuma saat membuka secara resmi rangkaian kegiatan menyambut HKG PKK ke-47 yang diawali kegiatan penanaman mangrove di Pantai Air Merah Jalan Utarom Kaimana, Jumat (8/2/2019).

Menurut Bupati, pemeriksaan darah untuk mengecek kemungkinan adanya virus HIV-AIDS ini dilakukan, dengan tujuan agar ASN mampu menjaga pola hidup, sehingga kedepan bisa lebih fokus melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat. Disamping itu, juga untuk menekan semakin bertambahnya angka pengidap HIV-AIDS di Kabupaten Kaimana melalui upaya pencegahan dini penyebaran virus HIV-AIDS.

Baca Juga:  YKI Gandeng UPTD KKPD Gelar Dimensinasi Hasil Studi Daya Dukung Pariwisata Hiu Paus

“Tujuannya hanya satu, bagaimana ASN bisa menjaga diri sehingga bisa hidup lebih lama, menikmati berkat yang Tuhan ciptakan, hidup harmonis bersama keluarga, fokus membangun ekonomi keluarga dan mampu membina hubungan baik dengan masyarakat dan lingkungan. Ini yang dibutuhkan dari seorang ASN,” ujar Bupati.

Dijelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan darah yang telah dilakukan terhadap sebagian ASN, jumlah yang terinfeksi sebanyak 4 orang. Sementara untuk anggota Satpol PP lanjut Bupati, dilaporkan tidak ada yang terinveksi HIV-AIDS.

“Semua anggota Satpol PP dilaporkan tidak ada yang terinveksi HIV-AIDS. Tetapi amplop berikut yang berisi hasil uji sampel darah ASN, Direktur RSUD garuk-garuk kepala. Tandanya dari sekian banyak, ada 4 yang terinfeksi HIV-AIDS. Bagaimana dia mau melihat mangrove kalau otaknya sudah rusak. Ini keseimbangan hidup yang sudah mulai kacau,” ungkap Bupati menanggapi harapan PKK agar OPD bisa melaksanakan program penanaman mangrove.

Baca Juga:  Diusulkan 493, Jadwal Pendaftaran PPPK Guru Menunggu Konfirmasi BKPSDM

Terpisah, Direktur RSUD Kaimana dr. Joulanda Mentang, MM saat dikonfirmasi terkait pemeriksaan HIV-AIDS menjelaskan, hingga saat ini jumlah ASN yang sudah melakukan pengambilan sampel darah belum mencapai setengah bagian dari keseluruhan ASN di Lingkup Pemkab Kaimana. Pemeriksaan akan terus dilakukan sesuai kebijakan Pemerintah Daerah.

“Belum sampai setengah dari total ASN Kaimana. Itu baru beberapa saja dan ada 4 yang terinfeksi. Pemeriksaan akan terus berlanjut karena sampai saat ini masih banyak OPD yang belum melakukan pengambilan sampel darah. Nanti guru-guru dan para medis juga akan diperiksa,” terang mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kaimana ini. |AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *