
KABAR ditemukannya banyak ikan mati di sekitar perairan Teluk Triton dan Lobo merebak di media sosial facebook. Ada yang berspekulasi, kasus ikan mati ini, diduga merupakan imbas dari tumpahan limbah mercuri di wilayah perairan Papua Nugini karena hal yang sama terjadi juga di Jayapura, Serui dan Sarmi.
Kepala Dinas Perikanan Kaimana, Gustaf Werfete saat dikonfirmasi di Ruang Kerjanya Senin (18/11/2019) mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan terkait masalah ini. Ia bahkan baru mengetahui kasus ini dari media.
“Kami belum mendapat laporan apapun. Ini mungkin karena fenomena alam seperti perubahan iklim. Tapi kami harus cek dulu di lapangan, apakah benar demikian dan penyebabnya apa. Besok kami turun ke lokasi, hasilnya nanti akan kita sampaikan,” ujar Gustaf.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Royce Kubewa. Ia mengatakan, belum mendapat informasi atau laporan terkait masalah ini.
Namun ia tegaskan, pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi dan penyebab ikan mati.
Untuk diketahui, informasi tentang ikan mati dalam jumlah banyak di sekitar perairan Triton dan Lobo ini merebak di media sosial facebook. Sebagian mengaku melihat sendiri ikan-ikan tersebut pada Minggu (17/11) ketika melintas di perairan Teluk Triton. |KNT|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik