
GALERY So Seach (Sunset Outlet at Simora Beach) yang dibangun Dinas Perindagkop UMKM Kaimana resmi difungsikan. Galery yang beralamat di jalan lingkar Tanjung Simora ini dibangun sebagai wadah untuk memasarkan hasil karya dari para pengrajin Kota Kaimana.
Tampak sejumlah produk makanan ringan (snack) dan kerajinan tangan berupa tas noken dan asesories lainnya terpajang di etalase galery. Meski belum banyak dikunjungi konsumen, galery ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang selama ini membutuhkan wadah untuk memasarkan hasil kerajinan tangan.
Kepala Dinas Perindagkop UMKM, Agustinus Janoma saat dikonfirmasi mengatakan, galery dibangun untuk mendukung karya para pengrajin, terutama dalam memasarkan hasil karya mereka, baik berupa produk makanan maupun makanan.
“Galery sudah kita fungsikan sejak beberapa waktu lalu. Didalamnya sudah diisi dengan berbagai produk hasil kerajinan masyarakat Kaimana. Ada produk makanan ringan atau snack, ada juga kerajinan tangan seperti noken dan lainnya,” ungkap Janoma, Rabu (28/10/2020).

Dijelaskan, sejumlah produk kerajinan yang ditampung di galery merupakan hasil karya para pengrajin Kaimana yang dipilih setelah melalui proses seleksi oleh Dinas Perindagkop.
Diantaranya; pakaian dari kulit kayu, noken dari kulit kayu, tas gantung dari bahan daur ulang, asesories dari siput, mahkota bulu kasuari, keripik, abon ikan dan juga ukiran kayu.
“Semuanya produk asli buatan para pengrajin yang ada di Kaimana. Kita ambil beberapa yang memiliki nilai budaya untuk dijual di galery,” ujarnya saat ditemui di Galery dekat persekolahan MI.
Disinggung harga produk, Agus Janoma mengatakan, harga untuk setiap jenis produk bervariasi, yang disesuaikan dengan jenis bahan dan tingkat kesulitan dalam mengolahnya.
“Harga tertinggi 200 ribu seperti noken dari kulit kayu. Sementara keripik dan abon ikan kami jual dengan harga 15 ribu sampai 20 ribu. Tapi yang paling banyak laku adalah keripik yang dipromosikan secara online,” terang Janoma. |DAR|KN1|


KAIMANA NEWS Media Informasi Publik