
KAIMANA- Meskipun jadwal pendaftaran maupun pelaksanaan seleksi belum diputuskan, namun Kabupaten Kaimana untuk penerimaan CPNS Tahun 2018 ini mendapat kuota sebanyak lebih dari 300 orang, dengan rincian 70% asli Papua dan 30% non Papua. Tes sendiri akan menggunakan sistim online.
Demikian penjelasan Sekretaris Daerah Kabupaten Kaimana, Rita Teurupun, S.Sos saat dikonfirmasi terkait kepastian penerimaan CPNS Formasi Tahun 2018 untuk lingkup Kebupaten Kaimana. Dijelaskan, formasi CPNS untuk sejumlah kabupaten, termasuk Kaimana belum diserahkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Namun sesuai usulan, kuota 300 dimaksud akan diisi oleh peserta dengan kualifikasi pendidikan sarjana bidang pendidikan, kesehatan dan tenaga teknis lainnya sesuai usulan Pemerintah Kabupaten Kaimana. Selebihnya akan ditambah formasi umum lulusan SMA.
Menurut Sekda, tanggal pelaksanaan pendaftaran maupun seleksi sendiri, belum diputuskan karena keputusan formasinya baru akan diserahkan kepada masing-masing daerah. “Belum dipastikan kapan, karena hari ini baru ada penyerahan formasi dari BKN ke kabupaten-kabupaten penyelenggara tes termasuk Kabupaten Kaimana,” ungkapnya usai menghadiri upacara 17an, Senin (17/9).
Ditambahkan, kuota awal yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Kaimana sesuai kebutuhan daerah sebanyak 300 orang. Namun setelah melakukan upaya lobi, Kabupaten Kaimana diberikan jatah tambahan yang akan digunakan untuk mengakomodir lulusan SMA.
“Untuk Kaimana, usulan kita awalnya 300, tidak ada formasi umum. Tetapi kemarin Kepala BKD menunggu keputusan disana, ternyata kita dikasih kesempatan untuk formasi umum. Tes akan menggunakan sistim online, dengan peserta wajib ber-KTP Kaimana. Kuota yang ada 70% untuk asli Papua dan 30% non Papua,” pungkasnya sembari menambahkan, pelaksanaan tes akan didahului tahapan sosialisasi.
Laporan: F. X. Rahail
Editor: Isabela Wisang
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik