
ANGGOTA Fraksi Gerakan Pembangunan Rakyat, Lucky Ricky Loupaty mengatakan, keputusan fraksi menolak rancangan peraturan daerah terkait perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 adalah hak fraksi.
Namun sebagai anggota DPRD, yang diutus melalui Partai Hanura untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, dirinya tetap menerima rancangan peraturan daerah APBD Perubahan dimaksud untuk ditetapkan menjadi Perda.
“Tolong ditulis. Secara fraksi tadi itu menolak, tapi saya sebagai anggota DPRD, saya lebih berpegang pada sumpah dan janji yang kami ucapkan waktu pelantikan. Bahwa kita siap berbakti untuk masyarakat. Jadi saya berpegang kesitu. Jadi kalau secara DPRD saya menerima,” ungkap Lucky yang meminta wartawan menulis keputusannya ini.
Ia menyampaikan ini sesaat setelah Fraksi Gerakan Pembangunan Rakyat melalui pendapat akhir fraksi menolak rancangan peraturan daerah Perubahan APBD untuk ditetapkan menjadi Perda.
“Alasan saya tetap menerima Perda APBD Perubahan ini karena masyarakat angkat kita, pilih kita untuk membawa aspirasi mereka. Terus kalau kita menolak seperti tadi, untung tadi itu kalah, kalau menang yang korban kan masyarakat. Kasihan kan? Intinya saya lebih berpihak kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (15/9/2020). |DWI|AWI|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik