
KOTA SENJA- Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, SH,M.Si mengajak masyarakat Papua Barat umumnya, agar belajar hidup displin dengan menghargai detik demi detik waktu yang tersedia. Tradisi ‘jam karet’ alias kebiasaan molor dalam setiap moment kegiatan yang sering terjadi selama ini harap dihilangkan.
Wagub Lakotani mengatakan ini saat hadir dalam acara Halal bi Halal dan Pentas Seni Islam yang diselenggarakan Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kaimana belum lama ini.
Menurut Mantan Kepala Distrik Buruway dan Kepala BPMP-KB Kaimana ini, kebiasaan menunda pekerjaan atau hadir tidak tepat waktu disetiap kegiatan, selain merusak jadwal yang sudah disepakati, juga membuat setiap item acara tidak berjalan maksimal.
Ia berharap, masyarakat Papua Barat umumnya, merubah kebiasaan yang kurang baik selama ini, sehingga kedepan bisa menjadi individu yang lebih disiplin dalam segala hal.
“Kita selalu bermain-main dengan waktu, seringkali kegiatan molor berjam-jam dari jadwal. Saya berharap, kebiasaan ini dikurangi dan tidak boleh lagi dilakukan. Mari kita belajar disiplin dengan menghargai detik demi detik waktu. Ini peringatan untuk kita semua yang ada di Papua Barat ini, supaya hasil dari setiap kegiatan itu bisa maksimal,” ajak Lakotani. ***
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik