Home / Berita Utama / Wakil Ketua Komisi C DPRK Kaimana Ini Harap Pengelolaan Dana Otsus Lebih Transparan  

Wakil Ketua Komisi C DPRK Kaimana Ini Harap Pengelolaan Dana Otsus Lebih Transparan  

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Dana otonomi khusus (Otsus) dari pusat yang konon katanya dialokasikan khusus untuk kepentingan masyarakat asli Papua sepertinya hanya sebuah ungkapan kosong.

Faktanya dana tersebut digunakan untuk membiayai program yang didalamnya mengakomodir kepentingan umum, sehingga tidak benar-benar dikhususkan untuk masyarakat asli Papua.

“Dana Otsus ini seperti tidak ada khususnya, karena terkesan dipakai oleh semua orang. Apakah ada manfaat bagi masyarakat asli? kalau kita persentasekan lebih banyak dipakai untuk umum dari pada khusus,” ungkap Wakil Ketua Komisi C DPRK Kaimana, Stenly Furima, S.Pd kepada wartawan pekan lalu.

Baca Juga:  Polres Kaimana akan Optimalkan Cyber Troops Pantau Informasi Hoax di Medsos

Ia mengatakan, tujuan dan arah pemanfaatan dana Otsus sendiri, selama ini tidak disosialisasikan secara baik, bahkan ada kesan pemerintah daerah sendiri tidak transparan dalam mengelolanya.

“Yang terjadi selama ini kurangnya sosialisasi terkait berapa besar dana Otsus itu, lalu untuk apa dana itu dialokasikan dan ada di kantor-kantor mana saja, untuk dibangun apa. Harus kasih rinci supaya masyarakat paham. Contoh Dinas Kesehatan, berapa persen dan itu dipakai untuk apa saja, di bagian mana saja, itu harus dijelaskan. Kemudian penyerapannya apakah sudah menyentuh kepentingan masyarakat atau belum,” ujarnya.

Baca Juga:  16 Tahun Bergumul, Kapel Oeikumene Polres Kaimana Akhirnya Berdiri di Masa Kepemimpinan Iwan Manurung

Menurut politisi PSI ini, kedepan rencana pemanfaatan dana otonomi khusus, sebalinya perlu melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dalam hal ini kepala suku dari suku asli, untuk memberikan sumbangsih pemikiran tentang bagaimana pemanfaatannya.

“Memang perlu libatkan pihak-pihak terkait seperti tokoh masyarakat dalam hal ini kepala suku. Mereka juga perlu mengambil bagian tentang bagaimana pemanfaatan dana otsus itu, semacam memberikan sumbangsih pemikiran. Karena mereka yang akan menjadi speaker atau penyambung suara untuk menyampaikan kepada masyarakat dan jauh lebih dipercaya masyarakat dibanding pemerintah atau OPD,” pungkasnya. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Bupati Kaimana Lepas Keberangkatan 15 Jamaah Umroh Menuju Tanah Suci  

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM– Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si melepas secara resmi keberangkatan 15 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *