
KAIMANANEWS.COM – Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Papua Barat menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) keempat angkatan ke-IX daerah khusus Kabupaten Kaimana, Senin (6/5/2024).
Kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Krooy ini melibatkan 20 Calon Guru Penggerak (CGP) pada semua jenjang pendidikan, dengan menghadirkan 2 fasilitator dari Cilegon dan Kota Sorong.
Analis Tata Laksana Balai Guru Penggerak Provinsi Papua Barat, Herlina menerangkan, melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru penggerak mampu mengidentifikasi kebutuhan dan membuat renacana peningkatan kompetensi dan kematangan diri, guna mendukung pembelajaran murid.
Menurutnya, guru penggerak harus mampu merencanakan dan menginisiasi kerangka program pengembangan sekolah, sehingga mampu mendorong kepemimpinan murid.
Selain itu, agar seluruh guru penggerak mampu merencanakan, menggerakkan, mengembangkan dan mewujudkan strategis serta program sekolah yang berpihak kepada murid.
Terpisah, Fasilitator Angkatan 9 Kabupaten Kaimana, Niki Norbertha menjelaskan, pembelajaran tatap muka dilaksanakan selama 6 bulan, proses pembelajaran dilakukan in on.
“Jadi mereka tatap muka, belajar mandiri dan melakukan aksi nyata dan kami datang melakukan fasilitasi individu, untuk melihat sejauh mana implementasi dari aksi nyata,” ucap Niki.
Akhir dari kegiatan ini CGP bisa melakukan perubahan di dalam sekolah berupa transformasi pendidikan yang melibatkan murid, dengan menciptakan susana pembelajaran yang menyenangkan.
Fasilitator lainnya, Sucipto menjelaskan, calon guru penggerak memang tengah dipersiapkan untuk menjadi pemimpin di sekolahnya masing-masing dan menjadi rolmodel bagi rekan-rekannya.
“Penentuan seleksi calon guru penggerak langsung dari Kemendikbudristek, apabila mereka dinyatakan lulus, mereka adalah calon pengawas dan kepala sekolah dimasa yang akan datang,” terangnya. |SMI|RED|











KAIMANA NEWS Media Informasi Publik