Home / Berita Utama / Pemkab Kaimana Gelar Rapat Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Kensi dan Eregara

Pemkab Kaimana Gelar Rapat Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Kensi dan Eregara

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaimana menggelar rapat percepatan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhurla) di wilayah Kensi dan Eregara, Distrik Teluk Arguni.

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Kaimana ini, dihadiri langsung Bupati Kaimana Hasan Achmad, Wakil Bupati Isak Waryensi, Sekda Donald R. Wakum, para Asisten dan Staf Ahli, serta sejumlah Pimpinan OPD terkait.

Bupati Hasan Achmad usai rapat mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi sementara, ada sekitar 170 hektare hutan dan lahan di wilayah Kampung Kensi dan Eregara yang terbakar. Luas areal yang terbakar ini kemungkinan  akan terus bertambah jika tidak dilakukan upaya antisipasi.

Baca Juga:  Kendaraan Dinas Milik Pemkab Kaimana Terjaring Operasi Rutin Satlantas Polres Kaimana

Mengatasi permasalahan yang sudah terjadi, Pemerintah Daerah telah mengambil langkah cepat dengan menetapkan status tanggap darurat terhadap bencana Karhutlah di Kensi dan Eregera. Status tanggap darurat ini, tidak hanya untuk menangani kebakaran, tetapi juga mengatasi dampak sosial ekonomi akibat rusaknya kebun-kebun masyarakat.

Untuk mengatasi dampak sosial ekonomi lanjut Bupati, Pemerintah Daetah menyiapkan bantuan bahan makanan dan peralatan produksi sehingga masyarakat masih bisa mengelola hasil pangan yang ada disekitar.

“Kita Pemerintah Daerah mengambil langkah-langkah tanggap darurat terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan di Kaimana. Terutama dengan binasanya kebun-kebun rakyat, kita perlu bantu dengan bantuan bahan makanan dan peralatan produksi, terutama untuk mengelola sagu di sekitar kampung-kampung tersebut,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Pemadaman Listrik Warnai Pembukaan Rapat Paripurna Penetapan APBD Tahun 2026

Bupati juga menuturkan, permasalahan Karhutlah dan penanganannya di Kaimana masih menghadapi sejumlah kendala akibat keterbatasan peralatan untuk menjangkau seluruh area yang terbakar, serta sulitnya akses untuk kendaraan menuju lokasi kebakaran.

Untuk itu, ia menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat membuka lahan dengan tidak melakukan pembakaran. Bupati juga minta masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan apalagi di kawasan hutan yang berpotensi memicu titik api baru. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Aktivitas Pelayanan Publik di Pelabuhan Kaimana Meningkat, UPP Terus Maksimalkan Penyediaan Infrastruktur

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Aktivitas pelayanan publik berupa arus penumpang dan barang di Pelabuhan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *