
KAIMANANEWS.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Papua Barat menggelar Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Data Ruang Kreatif (Rungkraf) bagi 30 Pelaku Ekonomi Kreatif di Kabupaten Kaimana, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang digelar di Meeting Room Kaimana Beach Hotel ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kaimana, Usman Fenetiruma, S.Sos., M.M mewakili Kepala Dinas Budpar Papua Barat.
Kepala Disbudpar Kaimana, Usman Fenetiruma membacakan sambutan Gubernur Papua Barat mengatakan, transformasi digital adalah proses pengintegrasian teknologi digital ke dalam semua aspek bisnis yang berdampak signifikan pada cara operasional interaksi perusahaan dengan pelanggan serta inovasi produk atau layanan.
Dalam beberapa tahun terakhir subsektor berbasis teknologi seperti pengembangan aplikasi permainan digital dan konten digital telah tumbuh dengan pesat seiring dengan semakin kuatnya peran teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Transformasi digital lanjutnya, membuka peluang besar bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk menjangkau pasar yang lebih luas, melalui platform digital, karya seni, musik hingga produk fashion kini dapat dipasarkan secara global melalui e-commerce dan media sosial.
Aplikasi bagi pelaku usaha ekonomi kreatif Provinsi Papua Barat dikembangkan sebagai salah satu upaya pemerintah daerah memfasilitasi para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk mulai mencoba memasuki era transformasi digital.
Para pelaku usaha ekonomi kreatif diharapkan dapat berperan aktif dalam kegiatan ini dengan memasukkan data ke dalam aplikasi dan terus menggunakan aplikasi ini sebagai bahan pembiasaan diri dalam menggunakannya
Aplikasi ini ke depannya kami harapkan bisa menjadi media bagi para pelaku usaha kreatif dalam memajang, mempromosikan dan menjual hasil kreatifnya,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif Disbudpar papua Barat, Richard Sorbu dalam laporannya menjelaskan, maksud dari sosialisasi ini adalah untuk memonitoring dan mengevaluasi perkembangan sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif, serta bertujuan agar data pelaku ekonomi kreatif dapat tersimpan dalam satu aplikasi yang dapat diakses oleh seluruh stakeholders yang membutuhkan. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik