Home / Berita Utama / Speedboat Rombongan BKSDA Kaimana Terbalik di Perairan Karawawi, 7 Korban Ditemukan

Speedboat Rombongan BKSDA Kaimana Terbalik di Perairan Karawawi, 7 Korban Ditemukan

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM –  Sebuah speedboat yang membawa tujuh orang rombongan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaimana tenggelam di perairan Karawawi, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Minggu (20/9/2026).

Peristiwa ini terjadi setelah speedboat berkapasitas mesin 40 PK tersebut diterjang ombak tinggi saat dalam perjalanan pulang dari Karawawi usai melakukan survei.

Rombongan awalnya bertolak dari Kaimana pada Sabtu (19/9) untuk melaksanakan survei. Nahas, dalam perjalanan kembali keesokan harinya, kapal dihantam gelombang kuat hingga akhirnya tenggelam di Air Besar seputaran Karawai.

Tujuh orang penumpang yang ada diatasnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Gabungan Tim SAR Kaimana yang melakukan pencarian dan pertolongan pada Senin (21/9/2026).

Komandan Satuan Pencarian dan Pertolongan Pos Kaimana, Silas Wopari menjelaskan, pencarian oleh pihaknya bersama TNI AL, Polairud Polres Kaimana, KPLP UPP Kaimana serta BPBD Kaimana dilakukan pada Senin (21/9) setelah menerima informasi dari file aktif Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika.

Baca Juga:  Cegah Penyebaran Covid-19, Wabup Minta Para Ketua RT Aktif Pantau Kondisi Kesehatan Warga

“Kami menerima laporan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kaimana yang mana telah terjadi musibah yang dialami oleh tim survei kantor tersebut saat melakukan perjalanan survei dari Kaimana menuju Karawawi pada Minggu 20 September. Mereka mengalami musibah atau fiber yang berkapasitas 40 PK 2 mesin terbalik di perairan air besar seputar Karawawi,” ungkap Silas, Selasa (22/9/2026).

Ia menjelaskan, keesokan hari pihaknya bersama personel tim gabungan langsung menuju lokasi kejadian. Tim berhasil menemukan tujuh korban dan langsung dievakuasi menuju kota Kaimana.

Baca Juga:  RT Pahlawan Terapkan Aturan Wajib Masker Bagi Warga RT dan Tamu

“Tim SAR gabungan berhasil sampai di lokasi kejadian dan mendapati korban yang terdiri dari 7 orang dalam keadaan selamat dan selanjutnya dievakuasi ke Kaimana dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

Dikatakan, dengan berhasilnya mengevakuasi korban yang selamat, maka operasi dinyatakan tutup dan semua unsur dikembalikan ke satuan masing-masing.

Tak lupa, Silas  juga menghimbau kepada masyarakat pengguna maupun penyedia jasa transportasi laut agar lebih berhati-hati dan memperhatikan faktor cuaca ketika memutuskan untuk melakukan pelayaran. Ia mengajak agar mengikuti informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG, serta memperhatikan ketersediaan BBM dan kapasitas muatan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Kerusakan Pagar Akibat Abrasi Sedang Diperbaiki, Sisi Pantai Bandara Kaimana Butuh Breakwater Skala Besar

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Perairan sekitar kawasan Bandar Udara Utarom Kaimana membutuhkan pemecah ombak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *