Home / Berita Utama / Kepala DKPP: Perlu ada Sentra Tanaman Sagu di Kaimana, Pengembangannya Telah Diusulkan ke BPTP PB

Kepala DKPP: Perlu ada Sentra Tanaman Sagu di Kaimana, Pengembangannya Telah Diusulkan ke BPTP PB

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana, Alexander Furai, S.TP., M.Si mengatakan, pengembangan tanaman sagu telah diusulkan ke Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat untuk dianggarkan melalui APBN.

Namun khusus Kabupaten Kaimana sendiri, perlu ada sentra tanaman sagu, untuk menopang ketahanan pangan, mengingat tanaman ini cukup tahan panas karena memiliki kandungan air atau unsur kebasahan.

Kepala DKPP Alex Furay menyampaikan ini menanggapi saran anggota DPRK Kaimana dari Fraksi Demokrat, Matias Farisa terkait perlu adanya program peremajaan atau pengembangan tanaman sagu di Kabupaten Kaimana.

Ditemui usai menghadiri rapat paripurna di DPRK Kaimana, ia mengatakan, pengembangan tanaman sagu memang diperlukan karena komoditi ini bisa menjadi penopang ketahanan pangan di Kabupaten Kaimana.

Baca Juga:  BMKG Peringatkan Warga Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Laut

“Kemarin kami sudah usulkan pengembangan sagu saat di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian di Manokwari dan mereka akan usulkan lewat APBN. Tapi kami juga harapkan tahun depan mungkin kita bisa usulkan supaya ada sentra tanaman sagu di Kabupaten Kaimana. Karena sagu ini merupakan  tanaman yang sedikit tahan panas dan dia juga bersifat perangsang disitu ada kandungan air dan unsur kebasahan,” ungkapnya, Kamis (24/9/2026).

Ia juga menjelaskan, saat ini pihaknya tengah menghentikan sementara waktu pengembangan tanaman padi karena faktor kekeringan akibat musim kemarau. Padi akan kembali dikembangkan jika nanti musim hujan tiba.

Baca Juga:  Penjabat Sekda: Perempuan Miliki Peran Strategis Dalam Pembangunan

“Untuk sementara ini memang tanaman padi kami koma atau dipending dulu karena musim panas. Mungkin setelah ada musim hujan baru kita tanam lagi,” ungkapnya.

Dijelaskan pula, pihaknya pernah mencoba mengedepankan model ingerasi terhadap beberapa komoditi dengan sejumlah tanaman yang dominan ada di kampung. “Jadi integrasi antara padi ladang, pala, sagu aama komoditi yang secara alamiah biasanya dominan di kampung,” ungkapnya.

Ia berharap, tanaman sagu bisa menjadi komoditi yang dapat menopang ketahanan pangan di Kabupaten Kaimana. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Empat Kampung Terdampak Karhutla di Distrik Teluk Arguni Dapat Bantuan Bapok

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Empat kampung yang terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *