
PEMERINTAH Daerah bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kaimana sedang mengupayakan pengadaan ribuan masker kain untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan agar masyarakat turut berpartisipasi membantu pemerintah memutuskan mata rantai penyebaran Covid di Kabupaten Kaimana.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Rita Teurupun yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kaimana melalui Juru Bicara Satgas, dr. Albert Kapitarau, Sp.B saat ditemui di Posko Penanganan Covid-19 Kaimana di Jalan Utarom Krooy, Selasa (7/4/2020).
Dokter Albert menyampaikan ini menanggapi adanya harapan masyarakat Kaimana agar Satgas Penanganan Covid-19 Kaimana maupun Pemerintah Daerah membantu masyarakat dengan menyediakan masker untuk pencegahan corona virus.
Menurut Dokter Albert, terkait rencana pembagian masker kain untuk masyarakat ini, Ketua Satgas Covid-19 Kaimana, Rita Teurupun, S.Sos sudah menginformasikan bahwa Pemda sedang mengupayakan pengadaan masker dengan melakukan kerjasama dengan sejumlah penjahit di Kota Kaimana.
Namun pengadaan masker lanjut Dokter, sedikit mengalami hambatan karena bahan dasar berupa kain untuk kebutuhan masker tidak mencukupi dan susah ditemui di Kaimana. Apabila masker sudah tersedia, akan segera dibagikan kepada masyarakat untuk mencegah penulana Covid-19.
“Ada usaha dari Satgas dan juga dari Pemerintah Daerah untuk membantu masyarakat dengan masker kain. Cuma saat ini bahannya yang susah dapat. Tapi menurut informasi dari Ketua Satgas bahwa sudah ada beberapa penjahit yang diminta tolong untuk buatkan. Jadi informasinya nanti kalau sudah ada akan dibagikan,” ungkap Jubir Covid.
Ditambahkan, upaya Pemerintah Daerah dan Satgas Covid membagikan masker untuk masyarakat dimaksudkan agar masyarakat membiasakan diri menggunakan masker, untuk kemudian bersama pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus corona khususnya di Kabupaten Kaimana.
“Kita akan menuju kesana, bahwa setiap orang Kaimana wajib pakai masker sesuai ketentuan WHO. Saat ini kita sudah tidak bisa bedakan mana orang dengan gejala dan tanpa gejala, karena variannya sudah banyak. Mari kita pakai masker karena obat corona itu hanya satu yakni pemutusan mata rantai penyebaran,” pungkasnya. |AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik