
KAIMANANEWS.COM – Menyikapi berbagai permasalahan ekonomi, termasuk kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan pemerintah pusat belakangan ini, Pemerintah Daerah perlu melakukan inovasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal ini disampaikan tokoh masyarakat yang juga selaku pemerhati masalah sosial ekonomi Kaimana, Thamrin Lamuasa menanggapi semakin kecilnya kewenangan daerah dalam memanfaatkan sumber daya alam bagi peningkatan PAD.
Ia mengatakan, jika potensi sumber daya alam tidak bisa diambil langsung untuk peningkatan PAD, maka cara lain yang bisa dilakukan Pemerintah Daerah adalah menciptakan inovasi atau cara baru untuk bagaimana sumber daya yang tersedia bisa dimanfaatkan untuk kepentingan daerah.
“Kita lihat dulu apa sebenarnya kewenangan daerah, lalu kita fokus pada pengembangan inovasi baru dengan meminta dukungan pusat maupun provinsi. Karena kalau tidak lakukan inovasi, saya yakin kita tidak akan bisa mendobrak itu. Inovasi baru untuk sebuah program pengembangan ekonomi misalnya, kita tidak boleh lagi pakai data proyeksi, tetapi data riil yang berkaitan dengan sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Sehingga arah pencapaiannya jelas,” ujar Thamrin saat pelaksanaan Musrenbang Otsus dan RKPD 2027.
Sementara disinggung terkait potensi perikanan yang setelah terbitnya undang-undang baru, tidak lagi memberikan kontribusi bagi PAD, Thamrin mengatakan, data terkait potensi perikanan perlu dibenahi, sehingga pusat maupun provinsi memiliki gambaran yang jelas untuk melimpahkan sebagian urusan ke daerah.
“Kalau datanya jelas, mulai dari pelabuhan perikanannya, berapa banyak ikan yang masuk setiap hari, jenisnya apa. Kalau data jelas maka distribusi juga akan jelas dan daerah bisa menciptakan inovasi untuk bagaimana hasil perikanan ini bisa mendorong PAD,” pungkas Eks Pimpinan CI Kaimana ini. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik