
KAIMANANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaimana diminta segera melaksanakan program kegiatan fisik maupun non fisik yang sudah dianggarkan dalam APBD Tahun 2026.
Proses tender dan lainnya harus segera dilaksanakan agar pekerjaan bisa dimulai dan perekonomian masyarakat yang sedang lesuh saat ini juga bisa hidup.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi C DPRK Kaimana, Emanuel Rahail, S.E., M.Si menyikapi banyaknya yang ,mengeluh tentang perekonomian yang sedang sulit.
Diakui, satu-satunya penggerak ekonomi di Kabupaten Kaimana adalah APBD, sehingga setelah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) diserahkan kepada masing-masing OPD, harus segera diikuti dengan proses pelaksanaan, mulai dari tender dan lainnya.
“Satu-satunya penggerak ekonomi di Kabupaten Kaimana adalah APBD. Oleh karena sebagai anggota DPRD kami meminta agar pemerintah daerah segera melaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan fisik yang ada didalam APBD Kabupaten Kaimana. Karena kalau pembangunan fisik ini segera dilaksanakan, sudah tentu uang bisa beredar dan akan mendorong ekonomi itu sendiri,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Dikatakan, kelesuhan ekonomi memang terjadi secara nasional, namun untuk mengatasi itu, perlu ada kebijakan-kebijakan strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah sehingga perekonomian yang lesuh atau peredaran uang yang lesuh bisa segera teratasi.
“Kelesuhan ekonomi ini memang hampir berdampak secara nasional, tetapi kan harus ada kebijakan-kebijakan strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam hal menjawab ini. Ya kita berharap APBD segera dilaksanakan proses tender, sehingga tenaga kerja terbuka, peredaran uang yang sangat mandeg dan kelesuhan ekonomi juga bisa diatasi. Dan ini juga sebagai salah satu intervensi Pemerintah Daerah,” pungkasnya. |isw|


KAIMANA NEWS Media Informasi Publik