Home / Ekonomi Bisnis / DPMPTSP PB Sosialisasi Perizinan Berbasis Risiko dan Penerbitan NIB Bagi OAP di Kaimana

DPMPTSP PB Sosialisasi Perizinan Berbasis Risiko dan Penerbitan NIB Bagi OAP di Kaimana

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Barat menggelar sosialisasi perizinan berusaha berbasis risiko dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Kaimana, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan yang digelar di Kaimana Beach Hotel ini dibuka oleh Kepala DPMPTSP Papua Barat, Godlief Appono serta turut dihadiri Asisten I Setda Kaimana, Yakob Ahimsa Irre Warere mewakili Pemerintah Kabupaten Kaimana.

Kepala DPMPTSP Papua Barat, Godlief Appono menjelaskan, kegiatan serupa ini telah dilaksanakan di Kabupaten Teluk Bintuni, Manokwari Selatan, Teluk Wondama dan Manokwari. Setelah Kaimana, sosialisasi akan dilanjutkan di Kabupaten Fakfak.

Baca Juga:  Hasil Uji Sampel, BPOM Sebut Produk Takjil Kaimana Aman Dikonsumsi

Dikatakan, sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat OAP tentang perizinan berusaha berbasis risiko dan penerbitan Nomor Induk Berusaha mengacu pada peraturan yang dikeluarkan Kementerian Investasi/BKPM RI.

Menurutnya, Kementerian Investasi/BKPM RI sendiri, telah menerapkan sistem perizinan berbasis risiko atau Risk Based Approach (RBA) melalui platform Online Single Submission (OSS), dimana melalui sistem ini proses pengurusan izin menjadi lebih mudah, sederhana, cepat, dan transparan.

Namun disisi lain sebutnya, masih banyak pelaku usaha OAP yang terkendala akses terhadap legalitas usaha, padahal Papua Barat memiliki potensi besar di sektor perdagangan, perikanan, dan pertanian.

Baca Juga:  Kunjungi Kaimana, Gubernur Canangkan Tanam Pala 650 Hektar

“Transformasi digital dalam layanan perizinan ini belum sepenuhnya dapat diakses oleh seluruh masyarakat, khususnya OAP yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan informasi. Karena itu, DPMPTSP Papua Barat turun langsung ke kabupaten/kota untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan,” ujarnya.

Demikian pula Nomor Induk Berusaha, merupakan aturan wajib yang harus dipenuhi sebagai identitas resmi pelaku usaha yang bertujuan memberikan kepastian hukum serta perlindungan bagi usaha masyarakat.

“Sehingga melalui sosialisasi ini, kami berharap semakin banyak pelaku usaha OAP memiliki NIB dan bagi yang belum berusaha bisa jadikan ini sebagai inspirasi untuk memulai usaha,” pungkasnya. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Sambut Nataru, Pelni Kaimana Diskon Tiket Kapal Sebesar 20% untuk Semua Rute

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Menyambut liburan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *