
KAIMANANEWS.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPRPB), Rudi Sirua kembali melaksanakan reses dan bertemu konstituen di Kabupaten Kaimana.
Dalam reses kedua tahun 2026 ini, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Rudi Sirua menyempatkan diri mengunjungi masyarakat di dua distrik, tepatnya di Kampung Urisa, Distrik Arguni Bawah dan Kampung Wamesa, Distrik Kambrauw, Rabu (3/6/2026).
“Ini reses kedua tahun 2026, saya berkunjung bertemu konstituen di dua distrik yakni Distrik Arguni Bawah di Kampung Urisa dan Distrik Kambrauw di Kampung Wamesa,” ujarnya.

Rudi menjelaskan, dalam acara tatap muka dengan masyarakat, ada sejumlah usul, saran dan harapan yang menjadi impian masyarakat selama ini. Usulan tersebut akan dirinya perjuangkan di tingkat provinsi melalui pokok-pokok (Pokir) DPRPB.
Usulan dimaksud lanjut Rudi, adalah pembangunan jalan lingkungan, pembangunan drainase, serta kebutuhan LPJU (Lampu Penerangan Jalan Umum). Selain itu, masyarakat dua kampung juga membutuhkan bangunan talud penahan abrasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) kampung, mengingat lokasi pemakaman sudah tergerus akibat hantaman ombak.

“Dalam kegiatan tatap muka dan diskusi, ada sejumlah pandangan dan masukan yang disampaikan dan menjadi impian dan harapan mereka selama ini. Diantaranya ada usulan pembangunan jalan lingkungan, drainase tetapi juga usulan yang sama darei dua kampung yakni pembangunan talud penahan abrasi di lokasi kuburan,” ungkapnya.
“Kemudian juga ada permintaan lampu penerangan jalan umum, karena kita kenal ada program Papua Terang, tapi program ini sampai detik ini belum menyentuh dua kampung yang saya datangi ini. Sehingga ada usulan berkaitan dengan lampu penerangan jalan umum,” tambah Rudi.
Ia mengatakan, usulan masyarakat ini sudah diinventarisir dan dirinya berharap ada ruang dan peluang melalui pokok pikiran yang nanti akan disampaikan kepada pemerintah provinsi dan tim anggaran pemerintah provinsi, sehingga usulan tersebut bisa diakomodir.

“Kita coba inventarisasi usulan ini dan nanti akan berjuang secara bersama pemerintah provinsi dan tim anggaran pemerintah Provinsi Papua Barat, apakah ada ruang dan peluang untuk kita bantu masyarakat melalui usulan-usulan yang mereka sampaikan ini,” ujarnya.
Ia berharap, Pemerintah Provinsi Papua Barat mendengarkan pokok pikiran yang nanti akan disampaikan dan bisa membantu menjawab kebutuhan masyarakat Kaimana melalui alokasi anggaran provinsi.

“Usulan mereka ini baik adanya untuk kepentingan mereka sendiri dan juga kampung, tetapi juga untuk kemajuan pembangunan di daerah ini. Saya sudah mengakomodasinya dan akan kita perjuangkan melalui Pokir DPR nanti. Ini beberapa hal yang saya temukan dalam Reses di dua distrik yang berbeda ini, semoga bisa terjawab,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik