
KAIMANANEWS.COM – Jumlah penyakit saluran napas di Kabupaten Kaimana sejak 14 September 2026 hingga 26 September 2026 mencapai 140 kasus. Kasus ini diduga akibat kabut asap yang belakangan ini terjadi di Kaimana.
Hal ini disampaikan dr. Coenrad Pattiselano, M.M dari RSUD Kaimana saat menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanggulangan Bencana di Ruang Rapat Kantor Bupati Kaimana, Senin (28/9/2026).
Ia merincikan 140 kasus dimaksud terdiri dari ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) sebanyak 56 kasus, Asma 33 kasus, Pneumonia 23 kasus, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) 17 kasus, Bronkitis 6 kasus dan lainnya 5 kasus.
Ia meminta masyarakat untuk mewaspadai kabut asap yang sedang terjadi saat ini. Pasalnya, ketika asap masuk ke paru-paru akan berdampak pada terjadinya iritisi dan peradangan pada saluran pernapasan, penyempitan saluran napas serta lainnya. Selain itu, asap juga berpengaruh terhadap jantung dan beresiko memacu meningkatnya tekanan darah.
“Saya ketemu kasus orang-orang yang sebelumnya tidak pernah asma, sekarang muncul asma dalam waktu satu minggu terakhir ini. Ada juga anak-anak yang mamanya bilang tidak pernah asma sekarang muncul asma, dalam satu minggu terakhir ini,” ungkap Dokter Coenrad.
Ia mengajak masyarakat untuk menggunakan masker C95, serta mengurangi aktivitas diluar rumah. “Masker C95 ini pilihan terbaik, tapi kalau tidak ada, pakai masker medis saja sudah cukup membantu, dan kalau bisa maskernya dobel,” ajaknya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik