Home / Ekonomi Bisnis / Produksi Meningkat, Dinas Perikanan Kaimana Terus Dorong Budi Daya Rumput Laut

Produksi Meningkat, Dinas Perikanan Kaimana Terus Dorong Budi Daya Rumput Laut

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Dinas Perikanan Kabupaten Kaimana hingga saat ini terus memaksimalkan upaya pengembangan budi daya rumput laut di beberapa titik di wilayah perairan Mairasi.

Sejumlah tenaga pendamping ditempatkan di lokasi budi daya untuk mendampingi masyarakat. Saat ini ada 4 kelompok usaha yang sedang menggeluti usaha ini, dimana setiap kelompok beranggotakan 3 hingga 5 orang.

Menurut Kepala Dinas Perikanan Kaimana, Herliena Ubery, A.Pi., M.Si, pengembangan rumput laut masih diprogramkan terus setiap tahun, karena selain cocok dengan perairan Kaimana khususnya Marsi, kualitasnya juga tidak kalah saing dengan rumput laut daerah lain dan pernah didistribusi ke Fakfak untuk dijadikan bibit.

“Rumput laut sekarang ini produksinya lancar. Ada 4 kelompok pembudi daya di Marsi. Tahun 2025 kemarin, September tanam Desember panen 12 ton lebih. Hasilnya mereka jual ke Tual, terus jual bibit juga ke Fakfak,” ungkap Herliena belum lama ini.

Baca Juga:  Usaha Pengeringan Ikan Puri Bantu Hidupkan Ekonomi Masyarakat Nelayan Kaimana

Dijelaskan, bibit rumput laut Kaimana didatangkan dari Tual dan dipasarkan juga ke Tual. “Bibit pertama dari Makassar, tapi mungkin karena proses ke Kaimana cukup jauh sehingga mati. Lalu bulan Agustus 2025 kita  ambil dari Tual dan hasilnya yang dikembangkan terus sampai sekarang,” ungkapnya.

Untuk memotivasi petani pembudi daya, Dinas Perikanan Kabupaten Kaimana menempatkan sejumlah tenaga PJLP yang memahami baik sistim budi daya rumput laut.

“Dinas ada tempatkan 3 orang PJLP untuk bantu disana. PJLP yang memang betul-betul  bisa dipercaya dan punya keahlian mengelola rumput laut. Saat ini kita fokus kelola yang coklat, ada hijau juga tapi yang coklat ini dia rimbun dan cabangnya banyak sehingga lebih berat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jelang Grand Opening, Ini Penampakan Pujasera Wisata Kuliner Kaimana Kota Senja di Krooy

Disisi lain Kadis Perikanan juga akui, bahwa dalam pengembangan rumput laut ini, ada kendala yang dihadapi para petani yakni wadah penjemuran yang terbatas, terutana pada saat cuaca kurang bagus.

“Mereka kewalahan selain karena cuaca, tetapi wadah untuk menjemur juga terbatas. Tapi kami akan terus pantau, kalau produksinya bisa bertahan cukup bagus tahun ini, kita akan bantu dengan rumah penjemuran supaya bersih,’ pungkasnya. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Thamrin Lamuasa: Pemda Kaimana Perlu Lakukan Inovasi Untuk Dorong PAD

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Menyikapi berbagai permasalahan ekonomi, termasuk kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *