
SEDIKITNYA 190 anak dalam wilayah Kota Kaimana terlayani dalam kegiatan bakti sosial khitanan massal yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kaimana bersama Kejaksaan Negeri Kaimana (Kejari), Sabtu (3/8/2019). Saat yang sama, sebanyak 12 pasangan suami istri (Pasutri) dari total 230 yang mendaftar juga terlayani akad nikah.
Kegiatan bakti sosial HIPMI bersama kejaksaan Negeri Kaimana yang diawali jalan sehat ini digelar dalam rangka memeriahkan acara peresmian pengoperasian Kantor Kejaksaan Negeri Kaimana oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Papua-Papua Barat DR.Heffinur, SH.M.Hum pada Jumat 2 Agustus 2019.
Ketua HIPMI Kaimana William Henrich saat dimintai tanggapan terkait kegiatan ini menjelaskan, bakti sosial ini merupakan salah satu wujud bakti HIPMI dalam membantu masyarakat, yang secara tidak langsung juga telah bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan program pembangunan.
Dijelaskan, untuk kegiatan nikah massal sendiri, jumlah Pasutri yang terlayani bari 12 pasang dari total 230 yang mendaftar. 12 Pasutri ini terdiri dari 10 Pasutri beragam islam dan dua lainnya beragama kristen. Sementara 218 pasangan lainnya berada di wilayah Distrik Buruway yang karena faktor cuaca dan pertimbangan lainnya, mereka akan dilayani pada tahap berikut.
“Nikah massal ada 12 pasutri yang sudah terlayani, sisanya ada di Distrik Buruway. Mereka akan dilayani kemudian karena untuk saat ini, kami belum bisa turun karena kondisi cuaca yang belum memungkinkan. Dari data yang kami peroleh, ada 60 Pasutri disana yang sudah nikah secara agama tapi belum nikah secara hukum. Nah mereka inilah yang juga perlu kami bantu,” ungkap Wiliam.
Sedangkan untuk sunatan massal lanjutnya, jumlah yang terlayani kurang lebih 190 orang, yang keseluruhannya merupakan anak-anak. William juga menjelaskan, selain khitanan massal dan nikah massal, pada kegiatan yang sama, pihaknya juga melaksanakan aksi donor darah. Namun aksi donor darah ini akunya, belum mencapai hasil yang maksimal karena hanya berhasil mengumpulkan 29 kantong darah dari target 50 kantong.
“Kalau untuk donor darah sendiri, belum mencapai hasil yang memuaskan. Karena yang kami targetkan itu 50 kantong darah, tetapi hanya terkumpul 29 kantong darah. Tetapi kami berterima kasih kepada mereka yang telah menyumbangkan darah. Total 29 kantong darah ini sudah kami serahkan kepada pihak rumah sakit,” terangnya.
Ditambahkan, setelah Distrik Kaimana dan Distrik Buruway, bakti sosial HIPMI juga akan dilanjutkan ke distrik lainnya. Tujuannya selain membantu masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah, juga untuk merekrut keanggotaan HIPMI. “Karena dengan adanya kegiatan seperti ini, HIPMI berhasil menambah jumlah personil yang awalnya hanya 60 lebih sekarang sudah mencapai ratusan,” pungkasnya.
Laporan: David Rahangiar|Toni Beruatwarin
Editor: Isabela Wisang
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik