
KAIMANANEWS.COM – Wujud kepedulian dan rasa cinta terhadap sesama, Forum Solidaritas Peduli Kemanusiaan Kaimana, Sabtu (7/6/2025) melakukan aksi pemulihan mental Antonia, salah satu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang biasa mangkal di seputaran pasar Air Tiba, dengan memandikan dan memberinya pakaian layak.
Meski sempat mengalami sedikit penolakan bahkan perlawanan, namun Antonia berhasil diluluhkan dan dibawa menuju kali di Jalan Batu Putih untuk dimandikan. Aksi kemanusiaan ini turut didukung keluarga ODGJ.
Inisiator Solidaritas Peduli Kemanusiaan Kabupaten Kaimana, Martha Paskalina Frasawi mengatakan, forum ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mengurangi stigma di masyarakat tentang ODGJ.

“Bahwa ODGJ itu bukan orang yang harus dijauhi, tetapi mereka layak untuk mendapatkan perawatan dan dukungan sebagai bagian dari proses pemulihan mental,” ujar anggota Komisi B DPRK Kaimana ini.
Menurut Martha, dalam aksi peduli ini, hadir Pemerintah Daerah yang diwakili Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan juga Polres Kaimana. “Ini merupakan langkah yang baik, dan fokus kami saat ini adalah ODGJ yang tidak terurus dan masih terlihat di pinggir jalan,” tuturnya.
Ia berharap, melalui aksi peduli ini, ODGJ di Kaimana bisa memperoleh perhatian, baik dari Pemerintah Daerah, keluarga maupun masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemulihan kesehatan mental mereka.

Sementara, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Kaimana, Lidia Wanggabus yang turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini mengapresiasi langkah peduli yang digagas Forum Solidaritas Peduli Kemanusiaan terhadap ODGJ terlantar di Kaimana.
Ia menyebutkan, data ODGJ di Kaimana terus meningkat hingga tahun 2025 tercatat 67 orang mengalami gangguan jiwa dan terlantar kurang lebih dari 10 orang.
“Penanganan ODGJ pada hari ini, selaras dengan tupoksi dari Dinas Sosial yakni melakukan pelayanan rehabilitasi dan perlindungan sosial bagi masyarakat,” tandasnya. |lau|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik