
KAIMANANEWS.COM – Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 864/Nane Nambae Kaimana siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk menghasilkan produk-produk pertanian maupun peternakan yang langka di Kaimana, yang selama ini didatangkan dari luar.
Komandan Yonif TP 864/NN, Mayor Inf. Sonjaya Ardi Putra, S.S.T.Han., S.I.P menyampaikan ini saat dikonfirmasi wartawan terkait program Yonif TP 864/NN. Menurutnya, kehadiran Yonif TP 864 di Kaimana ingin memberikan kontribusi dan membantu pemerintah daerah dalam bidang pertanian, peternakan, kesehatan dan produksi.
Pihaknya siap membantu pemerintah daerah untuk menghasilkan produk-produk pertanian, seperti sayuran dan buah-buahan, maupun produk peternakan seperti ayam potong, ayam petelur dan lainnya yang dibutuhkan masyarakat, namun selama ini didatangkan dari luar.
“Jadi kita disini siap tenaga untuk mendukung Kabupaten Kaimana. Setelah melihat statistik, buah-buahan yang kurang, sayuran juga, sehingga kita berharap tidak lagi mengirim dari luar. Jadi kita menunggu dari pemerintah daerah untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan kita,” ujarnya, Selasa (10/2/2026)..
Danyonif juga menegaskan, pihaknya tidak bermaksud mengambil alih pekerjaan menanam sayur yang selama ini digeluti masyarakat. Sebaliknya, prajurit Yonif TP justru siap membantu jika ada masyarakat yang membutuhkan dukungan tenaga.
“Kami sama sekali tidak bermaksud untuk mengambil alih, justru kami mau mengajak kalau tentara saja mau bertani, tentara saja mau berternak. Kami siap membantu, mungkin di desa-desa atau kampung membutuhkan bantuan tenaga kami, bisa menyampaikan nanti kita akan dukung, kita berikan penyuluhan termasuk tenaganya. Kebetulan dengan personil kami yang lumayan banyak, harapannya masyarakat sekitar tergugah,” ucapnya.
Kolaborasi lanjutnya, bisa dilakukan secara berjenjang. “Ya kita berjenjang sesuai dengan struktur. Mungkin dari Dinas Pertanian melaporkan bahwa di kampung ini akan ditanam, contohnya pala, kemudian padi, sehingga berkoordinasi dengan kami,” ujarnya.
Ditambahkan, untuk kegiatan kedepan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.
“Rencana ke depan kita masih menunggu dari pemerintah pusat, karena kami juga ada kegiatan. Harapannya semua masyarakat sadar akan ketahanan pangan dan tujuan utamanya adalah kita bisa menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kaimana,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik