
KAIMANANEWS.COM – Tim gabungan Basarnas Kaimana bersama Satuan Polair Polres Kaimana dan Angkatan Laut, hari ini Senin (27/7/2026) melakukan pencarian terhadap seorang nelayan bersama perahu yang ditumpanginya yang dikabarkan hilang di perairan Tanjung Bicari Kaimana.
Korban yang disebut bernama Suwardi (25) dilaporkan hilang saat bersama rekan seprofesi melakukan pemancingan ikan di Perairan Tanjung Bicari pada Sabtu 25 Juli 2026.
Komandan Basarnas Kaimana, Silas Wopari menyampaikan ini saat dikonfirmasi Kaimana News.Com disela kegiatan pencarian. Ia mengatakan, pihaknya melakukan pencarian setelah mendapat laporan dari pihak keluarga.
Dijelaskan, korban dilaporkan hilang sejak Sabtu saat seprofesi melakukan pencarian ikan di perairan Tanjung Bicari. Korban bersama rekan-rekannya berangkat subuh sekitar Pukul 04.00 WIT menggunakan 3 unit longboat dan direncanakan jam 10.00 WIT kembali ke Kota Kaimana.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, mereka hari Sabtu keluar dari Kaimana tujuan menangkap ikan di perairan Tanjung Bicari. Mereka berangkat pukul 04.00 WIT subuh dengan 3 longboat, sampai pukul 10.00 WIT akan kembali, tapi sampai jam 12.00 siang korban tidak kembali,” ungkapnya.

Silas menyebut, pihak keluarga bersama rekan-rekannya sempat melakukan pencarian secara mandiri sesaat setelah korban tidak diketahui keberadaannya. Pencarian dilakukan hingga Pukul 24.00 WIT, dilanjutkan pada keesokannya yakni hari minggu namun hasilnya nihil.
“Rencananya mancing sampai jam 10.00 WIT pagi tapi sampai jam 12.00 WIT korban tidak kelihatan, sehingga rekan-rekan bersama keluarga memutuskan melakukan pencarian secara mandiri hingga pukul 24.00 WIT, dilanjutkan pada hari Minggu dengan memperluas pencarian sampai perairan Tanjung Simora tapi nihil,” terang Silas.
Ia mengatakan, pihaknya yang terbagi dalam tujuh tim gabungan setelah berkoordinasi dengan Basarnas Timika dan Pusat, telah melakukan pencarian tahap pertama pada Senin pagi, namun hasilnya nihil. Upaya pencarian akan terus dilakukan.
“Kami bersama Satuan Polair Polres Kaimana, Angkatan Laut dan juga BPBD Kaimana serta keluarga korban menggerakan tujuh tim untuk melakukan pencarian di titik-titik yang dicurigai menggunakan perahu fiber. Untuk hari ini Senin 27 Juli sampai Pukul 12.00 WIT masih nihil, dan kami akan terus melakukan pencarian,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat yang hendak bepergian menggunakan transportasi laut menuju distrik atau kampung untuk selalu memperhatijan kondisi cuaca, serta memastikan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam kondisi baik dan layak. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik