
KAIMANANEWS.COM – Lomba cipta menu pangan lokal B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana, Kamis (3/9/2026) sukses menghantar Distrik Teluk Etna menempati juara 1 lomba tersebut.
Menyusul juara 2 Distrik Kambrauw, juara 3 Distrik Kaimana dan juara 4 Distrik Teluk Arguni Atas. Para pemenang lomba selain mendapat sertifikat penghargaan, juga mendapatkan dana pembinaan yang diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kaimana, Ny. Ratna Hasan Achmad.
Ketua PKK Kaimana, Ratna Hasan pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta lomba yang telah berinovasi menciptakan menu makanan yang beragam dengan bahan dasar pangan lokal.
Ketua PKK juga menyampaikan selamat kepada para peserta yang berhasil menempati posisi terbaik berdasarkan penilaian tim juri. Kepada Distrik Arguni Bawah, Distrik Yamor dan Distrik Buruway, ia berpesan, agar tetap semangat dan terus berusaha agar pada lomba berikutnya bisa meraih juara.
Sementara kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ketua PKK menyarankan agar kedepan konsep lomba diubah, dari yang hanya menilai hasil masakan setelah diolah diluar, menjadi arena lomba yang memberi ruang kepada peserta menunjukkan kemampuan menghasilkan produk makanan dari pangan lokal, mulai dari penyiapan bumbu, pengolahan sampai dengan penyajian, sehingga juri bisa melakukan penilaian secara keseluruhan.
“Ini kehadiran saya yang kedua kalinya, tahun lalu saya juga hadir disini dengan konsep lomba yang sama. Usul untuk Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana agar sedikit diubah konsep perlombaannya, jadi jangan membawa makanan dari rumah tetapi sediakan tempat untuk mereka mengolahnya disini. Supaya juri tidak hanya menilai rasa menunya, tetapi cara meracik bumbu dan mengolah atau membuatnya kita juga harus lihat,” saran Istri Bupati Kaimana ini.
Senada, Staf Ahli Bupati Kaimana Bidang Pembangunan, Azer Nyai, S.IP juga menyampaikan yang sama. Hadir membuka kegiatan lomba, Azer Nyai berharap agar lomba cipta menu yang dilaksanakan DKPP ini, dapat digelar dalam satu lokasi khusus yang mewajibkan setiap peserta mengolah makanan di tempat yang disediakan.
“Saya setuju dengan saran Ibu Ketua PKK, bahwa lomba ini harus dimulai dari bagaimana proses masak, bukan masak diluar baru disini tinggal penilaian. Berharap Dinas dapat menerapkan sistim yang lebih baik,” ujarnya sembari mengingatkan agar cipta menu pangan lokal tidak menggunakan bahan kimia atau pengawet. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik