
KAIMANANEWS.COM – Dana otonomi khusus yang dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk Papua sebaiknya dibagikan langsung kepada masyarakat untuk membiayai kebutuhan pendidikan dan kesehatan.
Saran ini disampaikan tokoh masyarakat Kampung Egarwara, Distrik Arguni Bawah, Kaimana, James Richard Furima. Ia mengatakan, dana Otsus yang diperuntukkan bagi rakyat Papua tidak tepat jika digunakan untuk membiayai kegiatan fisik.
“Dana Otsus itu dana orang Papua punya barang, jadi kamu mau bagikan itu kan hak kami. Buat apa kita pakai dana Otsus untuk kerja jalan kan ada anggarannya. Dana Otsus itu dana untuk orang papua, kenapa mesti pakai dana otsus untuk bangun sana bangun sini. Tidak sebenarnya begitu. Kalau dana otsus itu turun langsung di kami punya tangan itu baru benar,” ungkapnya belum lama ini.
Ditemui di Pasar Sentral Air Tiba Kaimana, ia mengatakan, jika dibagikan langsung kepada masyarakat, maka bisa diatur untuk membiayai pendidikan, kesehatan maupun memenuhi kebutuhan hidup lainnya.
“Untuk membiayai anak sekolah, anak kuliah dan lain-lain, orang sakit itu kita bisa ambil dari situ. Fokus untuk pendidikan, orang yang kurang mampu, orang sakit, anak sekolah dan lain-lain. Kalau menurut saya, langsung turun di tangan masyarakat di kampung saja, jangan di kota lagi dari tangan ke tangan lalu habis,” sindirnya.
Disisi lain, mantan Kepala Kampung Egarwara ini menyarankan, pemerintah kabupaten untuk mengaturnya dengan membentuk tim di tingkat kampung yang akan bertugas mengatur penggunaan dana.
“Jujur saja kita dengar dana Otsus itu besar tapi kita apalagi kami orang kampung ini tidak tau dana Otsus itu sudah sampai mana. Kalau bisa pemerintah khususnya pemerintah kabupaten, bentuk tim di kampung-kampung yang bisa mengatur dana Otsus ini, kira-kira mau bikin apa yang bisa menyentuh ke masyarakat kecil,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik