
KAIMANANEWS.COM – Anggota DPRK Kaimana, Lucky Ricky Loupatty meminta Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kaimana untuk melestarikan Tari Tifa Panjang melalui perlombaan atau pegelaran seni melibatkan anak muda.
Permintaan ini disampaikannya setelah melihat di beberapa momen tari tifa panjang, penabuh tifa masih dikendalikan oleh para orangtua, sementara anak muda selaku generasi penerus budaya tidak menekuninya.
Lucky khawatir suatu saat budaya tari tifa panjang ini punah akibat tidak adanya generasi muda yang menekuninya dan meneruskannya.
“Tari tifa panjang ini perlu dilestarikan. Sampai hari ini penabuh tifa saat tari tifa panjang itu masih ditangani oleh kita punya orang-orang tua. Suatu saat kalau mereka sudah tidak kuat, siapa yang akan melanjutkannya,” ujar Lucky disela menghadiri Musrenbang Otsus dan RKPD, Senin (27/4/2026).
Dikatakan, untuk melestarikan budaya tari tifa panjang ini perlu keterlibatan Pemerintah Daerah, mengingat tari tifa panjang ini merupakan salah satu budaya asli Kaimana. Upaya pelestarian bisa dilakukan melalui pegelaran seni budaya atau perlombaan.
“Saya kira selain berharap kita punya orangtua melatih anak-anak untuk meneruskan budaya ini, Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait juga perlu mengambil langkah untuk bagaimana budaya ini tidak punah. Mungkin lewat perlombaan atau pegelaran seni dengan lebih fokus pada tari tifa panjang melibatkan generasi muda,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, politisi Partai Hanura ini secara khusus meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kaimana untuk lebih fokus pada upaya melestarikan budaya asli Kaimana disamping urusan pariwisata, sehingga budaya suku asli ini bisa menjadi salah satu daya tarik untuk memenuhi komponen atraksi dalam dunia pariwisata. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik