
SEBANYAK 350 personel Polri dan TNI Kaimana disiagakan untuk mengantisipasi kerawanan Kamtibmas menjelang putusan sela MK terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Kaimana dengan nomor perkara 02/PHP.BUP-XIX/2021, Rabu (17/2/2021) petang.
Total 350 personel ini berasal dari Polres Kaimana sebanyak 250 orang, TNI 100 orang, masing-masing dari; Batalyon 46 orang, Kodim 46 orang, POM 5 orang dan Pos AL 3 orang.
Ratusan personel ini akan diploting di sejumlah titik, terutama obyek vital, termasuk beberapa ruas jalan untuk mengantisipasi adanya kegiatan masyarakat yang berlebihan dan berpotensi menimbulkan kerawanan.
Kapolres Kaimana AKBP Iwan P. Manurung, SIK melalui Kabag Ops AKP Ferdinand Mardi menegaskan ini usai pelaksanaan apel siaga satu di Lapangan Apel Polres Kaimana guna mengantisipasi perkembangan situasi yang berpotensi kerawanan jelang putusan sela MK.

Dikatakan, dalam upaya mengantisipasi kerawanan jelang putusan MK ini, seluruh personel tidak diperbolehkan membawa Senpi. “Ini apel siaga satu untuk mengantisipasi perkembangan situasi apabila nanti diputusan sela MK berpotensi kerawanan. Arahan Kapolres, kita tidak dipekenankan membawa Senpi, kecuali kelengkapan lain seperti tameng, tongkat atau lainnya,” terang Kabag Ops.
Untuk memaksimalkan upaya pengaman, total personel yang dilibatkan sebanyak 350 orang, namun jika situasi berubah, ada ada penambahan personel yang saat ini sedang standby di Mako masing-masing baik di Polres, Kodim maupun Batalyon.
“Kita ploting di beberapa titik, yang paling penting adalah di obyek vital. Seluruh obyek vital yang ada di Kaimana kita tempatkan personel untuk antisipasi. Kemudian ada beberapa titik lain seperti pertigaan Casuarina atau pasar, kita ploting juga disitu untuk antisipasi apabila ada indikasi kegiatan masyarakat yang berlebihan seperti konvoi atau pawai. Selain itu kita akan melakukan kegiatan patroli rutin. Kita akan melihat perkembangan situasi, kalau situasi berubah otomatis secara keseluruhan personil stanby Mako yang ada di Kodim, Batalyon maupun Polres kita kerahkan semua,” terang Ferdinand.
Menutup keterangannya, Kabag Ops berharap agar masyarakat menyadari pentingnya situasi kondusif dengan tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan kerawanan Kamtibmas.
“Untuk sementara sampai saat ini kita nyatakan situasi Kaimana masih kondusif. Kita berharap masyarakat menyadari pentingnya situasi kondusif dengan tidak melakukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kerawasan Kamtibmas,” tutupnya. |RED|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik