
BUPATI Kaimana, Freddy Thie menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kaimana siap membantu meringankan biaya masuk SMA/SMK sederajat masing-masing sebesar Rp.1.665.000 khusus bagi anak-anak asli Papua yang ada di Kaimana.
Selain itu, mulai tahun ini, untuk wajib belajar 9 tahun atau SD dan SMP di Kabupaten Kaimana, keseluruhan biaya pendidikan akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah alias digratiskan.
Bupati Freddy menyampaikan ini saat Launching Free Wifi Station atau wifi gratis untuk masyarakat Kota Kaimana bertempat di Taman Jokowi Iriana, Kamis (8/7/2021).

Bupati jelaskan, untuk jenjang SD dan SMP, pihaknya sudah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mencairkan dana yang dibutuhkan mengingat sekolah-sekolah saat ini sedang bersiap memasuki tahun ajaran baru.
“Untuk SD dan SMP yang disebut wajib belajar 9 tahun, saya pastikan bahwa semua biaya ditanggung oleh pemerintah daerah. Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Pendidikan, karena sekarang ini tahun ajaran baru, supaya dana-dana untuk SD dan SMP secepatnya dicairkan, sehingga sekolah tidak lagi pungut biaya,” ujarnya.
Sementara terkait sekolah SMA, Bupati mengaku, sempat didatangi sejumlah warga yang mengeluhkan masalah biaya masuk SMA bagi anak-anaknya yang mencapai Rp.1.665.000.
“Kebetulan tadi ada sejumlah masyarakat yang datang di kantori menyampaikan keluh kesah bahwa untuk tahun ajaran baru pada tingkat SMA itu ada pungutan biaya sebesar 1.665.000. Saya pastikan khusus untuk orang asli Papua yang anak-anaknya ikut mendaftar di SMA, nanti menjadi tanggungjawab Pemda Kabupaten Kaimana,” tegas Bupati. |RED|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik