Home / Ekonomi Bisnis / CV. Antara Inti Lautan Kaimana Layani Pembelian Hasil Laut Udang dan Ikan

CV. Antara Inti Lautan Kaimana Layani Pembelian Hasil Laut Udang dan Ikan

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Satu lagi usaha penampungan hasil laut udang dan ikan hadir di Kota Senja Indah Kaimana. Namanya CV. Antara Inti Lautan, yang beralamat di Jalan Utarom, Bantemi, Kaimana, tak jauh dari Tugu Olahraga.

Perusahaan milik salah satu pengusaha sukses Kaimana, James Thie ini hadir membantu masyarakat nelayan Kaimana yang ingin mendapatkan penghasilan dalam jumlah yang lebih pasti dari penjualan ikan dan udang.

Masyarakat nelayan tidak perlu lagi bersusah payah menjajakan ikan maupun udang hasil tangkapan, karena CV. Antara Inti Lautan siap menampung berapa pun banyaknya hasil tangkapan dengan harga yang menguntungkan sesuai jenis dan ukuran produk.

Baca Juga:  Layanan SPBU Dikeluhkan, Pertamina Siap Ubah Pola Distribusi BBM

Perusahaan yang baru mulai beroperasi Februari 2022 lalu ini, telah menyiapkan fasilitas penampungan yang sangat memadai. Selain berupa freezer untuk pembekuan produk dan ruang penyimpanan pasca packing, ada pula ruang khusus tempat puluhan karyawan melakukan pembersihan dan penyortiran produk sesuai jenis dan ukuran.

Manager CV. Antara Inti Lautan melalui Staf Administrator, Purwadi saat disambangi Kaimana News.Com, Jumat (11/3/2022) menjelaskan, sejak mulai beroperasinya perusahaan ini, jumlah nelayan yang mendistribusikan ikan maupun udang cukup tinggi.

“Sejak dibuka bulan Februari kemarin, jumlah nelayan yang distribusi hasil tangkapan kesini cukup tinggi. Harga perkilo tergantung jenis dan ukurannya, kalau udang harganya berkisar Rp.45.000 hingga Rp.50.000 per kilo, sedangkan ikan mulai dari Rp.3000 hingga Rp.45.000 per kilo,” ungkapnya.

Baca Juga:  Polres Kaimana Terus Pantau Progress Pertumbuhan Jagung

Dijelaskan, ikan maupun udang yang diterima dari nelayan akan menjalani beberapa tahapan proses sebelum sampai ke tahap pengangkutan. “Awalnya barang dari nelayan diterima di pintu masuk, setelah itu ditimbang lalu disortir sesuai size, dimasukan ke ruang pembekuan, dipacking per master lalu dialihkan ke ruang penyimpanan,” terang Purwadi. |RED|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Dukung Program Papua Barat Produktif, Dishut PB Turunkan Bantuan Alat Untuk Empat Kampung di Kaimana

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat menyerahkan bantuan peralatan pembuatan briket …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *