
KAIMANA- Bupati Kaimana, Drs. Matias Mairuma berharap, potensi sumber daya alam Kaimana yang merupakan bagian dari peluang investasi, diharapkan masuk dalam Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Provinsi Papua Barat, maupun Renstra kementerian atau lembaga.
Untuk mewujudkannya, Bupati minta Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Kaimana melakukan inventarisir secara akurat potensi yang tersedia, untuk kemudian terbangun sinergitas dokumen RUPM Provinsi maupun Renstra kementerian/lembaga.
Harapan orang nomor satu Pemkab Kaimana ini, disampaikan saat mewakili Gubernur Papua Barat membuka kegiatan Sosialisasi Penyusunan RUPM se-Papua Barat yang melibatkan 50 peserta perwakilan Dinas PM-PTSP dari 13 kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat, Kamis (3/5) lalu.
Disebutkan, beberapa potensi sumber daya alam Kaimana yang sudah mulai dilirik investor, namun belum ada tindaklanjut, adalah tambang emas di wilayah Etna dan Yamor, sumber daya minyak dan gas di beberapa titik, serta lainnya, termasuk potensi pariwisata.
“Saya harap ini menjadi bagian dari rencana umum penanaman modal Kabupaten Kaimana yang nanti akan masuk dalam RUPM Provinsi Papua Barat. Ini peluang investasi, oleh karenanya saya harap Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kaimana melakukan inventarisir,” ungkap Bupati.

Senada, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dalam sambutan tertulisnya juga mengingatkan, agar RUPM kabupaten/kota disusun sesuai karakteristik daerah masing-masing, dengan tetap memperhatikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
“Ini juga sejalan dengan misi Gubernur Papua Barat yakni meningkatkan daya saing dan iklim investasi daerah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang penanaman modal,” ungkapnya.
Menutupnya, Gubernur berharap, RUPM dalam rangka menciptakan peluang investasi ini, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Papua Barat. (KNT)
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik