
KAIMANANEWS.COM – Jamiah Qomariah, S.Ag., M.Pd merupakan satu dari 35 anggota DPR Papua Barat yang berasal dari Kabupaten Kaimana. Ia juga merupakan perempuan pertama asli Kaimana yang menempati kursi DPR Papua Barat periode 2024-2029.
Pada Pemilu legislatif 2024, Jamiah bersama empat lainnya dari Kaimana sukses memenangkan hati rakyat di daerah pemilihan (Dapil) V Kabupaten Kaimana dan Teluk Wondama.
Setelah resmi dilantik pada 2 Oktober 2024 lalu, Selasa (12/11/2024) perempuan asli Kaimana yang rela melepas status PNS dan memilih sebagai wakil rakyat di DPR Papua Barat ini kembali ke Kaimana untuk melaksanakan reses pertama sekaligus Reses ke III DPR Papua Barat Tahun 2024.
Pada reses pertamanya ini, Jamiah memilih berdialog dan menyerap aspirasi masyarakat yang datang dari wilayah pedalaman yakni Distrik Etna dan Yamor, yang menginap di rumah singgah Jalan PTT, Kompleks Telkom, Kelurahan Kaimana Kota.
Duduk bersila bersama puluhan warga di sebuah rumah panggung berdinding dan berlantai papan di tepi pantai sambil mendengar keluh kesah mereka, menjadi pilihan Jamiah Qomariah yang ingin berbaur dengan warga. Kedatangannya pun disambut antusias warga yang hadir.
Warga yang menempati rumah panggung tersebut mengaku, Jamiah merupakan wakil rakyat pertama yang datang langsung di tengah-tengah mereka. Penyampaian aspirasi di petang itu pun turut ditemani rokok, sirih pinang, kopi, teh dan kue yang telah disiapkan.

Sebelum mendengarkan keluh kesah warga, wakil rakyat Jamiah Qomaria menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya, serta apa yang dilakukan dirinya bersama empat anggota DPR Papua Barat asal Kaimana lainnya selama reses.
“Kami dilantik bulan Oktober lalu dan baru kurang lebih satu bulan menjalani tugas sebagai anggota DPR Provinsi Papua Barat. Kami datang untuk pertama kalinya ini untuk berdialog dan mendengarkan apa saja yang dibutuhkan masyarakat,” ujar mantan guru ini.
Dalam forum dialog yang berlangsung kurang lebih dua jam dimaksud, ada banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat, diantaranya agar DPR Papua Barat memperhatikan pendidikan bagi anak-anak Etna dan Yamor, mulai dari biaya pendidikan, asrama hingga kesempatan menjadi anggota TNI/Polri.
Sementara di bidang perekonomian, masyarakat berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk mengembangkan usaha ekonomi. Hal lain yang juga disampaikan adalah masalah transportasi, seperti menyediakan bandara perintis dan kapal perintis untuk melayani masyarakat Etna dan Yamor.
Menanggapi aspirasi dimaksud, anggota Dewan Jamiah Qomariah mengatakan, aspirasi yang disampaikan akan ditampung untuk kemudian sekembali ke Manokwari, pihaknya akan berembuk bersama dan melihat kembali usulan yang paling urgent.
“Saya tampung semua usulan-uslan ini dan sebagai anggota DPR saya punya kewajiban memperjuangkan ini. Apa yang kami dapatkan selama reses ini akan menjadi catatan kami. Setelah kembali ke Manokwari kita semua akan berembuk, diantara sekian banyak aspirasi ini mana yang urgent dan penting yang harus segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Usai pertemuan, anggota DPR PB Jamiah Qomariah pun dikejutkan dengan kedatangan sekelompok orang yang membawa kue dan lilin yang menyala sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Ternyata reses perdana Jamiah ditengah warga Etna dan Yamor ini, bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-48 dan warga pun turut merayakan dengan bernyanyi bersama dan memberi salam. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik