Home / Berita Utama / Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Libur Sekolah, KM Labobar Tunda Docking

Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Libur Sekolah, KM Labobar Tunda Docking

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memutuskan menunda jadwal docking KM. Labobar sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat liburan sekolah.

Keputusan ini disampaikan Kepala PT. Pelni Cabang Kaimana, Heri Setiabudi, Selasa (17/6/2025). Menurut Heri Setiabudi, keputusan ini diambil setelah melihat data meningkatnya aktivitas perjalanan laut di wilayah timur Indonesia seperti, Papua, Maluku dan Sulawesi.

“Penundaan docking itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat liburan sekolah, serta memaksimalkan program diskon tiket 50 persen bagi seluruh pengguna jasa,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolres Kaimana Pimpin Upacara Pengukuhan Kompol Mapparenta dan AKP Ferdinandus Mardi

Dikatakan, KM. Labobar merupakan salah satu kapal PELNI dengan kapasitas yang sangat besar dan strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode ini.

Manajemen Pelni lanjutnya, saat ini tengah melakukan pembahasan dengan Kementerian Perhubungan untuk menentukan waktu terbaik pelaksanaan docking, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, teknis dan kebutuhan operasional.

Baca Juga:  KM Nggapulu Akhirnya Sandar di Dermaga Kaimana, Bupati Matias: Ini Sangat Membantu Akses Barang dan Jasa

Ia meminta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat peran Pelni sebagai mitra strategis dalam menjaga konektivitas maritim nasional.

“Jadi penundaan docking ini merupakan bentuk tanggungjawab Pelni terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah yang dilayani serta hasil koordinasi antara unit operasional Pelni Cabang Kaimana bersama para pemangku kepentingan,” jelasnya. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Buka KKR, Wabup Isak Ajak Jemaat Protestan dan Katolik Kaimana Bersatu Muliakan Tuhan

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaimana bekerjasama dengan Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *