Home / Berita Utama / Pesparani I Kabupaten Kaimana Berakhir, Kakanwil Kemenag PB Sebut Kaimana Diperhitungkan

Pesparani I Kabupaten Kaimana Berakhir, Kakanwil Kemenag PB Sebut Kaimana Diperhitungkan

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) I Tingkat Kabupaten Kaimana yang dilaksanakan sejak 26 September 2025 resmi ditutup, Senin (10/11/2025) malam.

Penutupan event keagamaan yang mengusung tema “Berjalan Bersama Dalam Peziarahan Pengharapan Menuju Allah Sumber Pembaharuan” ini, dilakukan secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Barat, Luksen Jems Mayor, S.Sos., M.Ap.

Kakanwil Agama dalam sambutannya  menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Pesparani di Kabupaten Kaimana. Ia mengakui, Kaimana sungguh luar biasa dalam melaksanakan event sebesar ini.

“Kegiatan ini menunjukkan semangat kerja sama dan kolaborasi yang baik antara Gereja, Pemerintah Daerah, dan Kantor Kementerian Agama. Hal tersebut telah dibuktikan secara nyata oleh panitia Pesparani Katolik I Kabupaten Kaimana,” ujar Luksen.

Ia lebih lanjut menegaskan bahwa kehadiran Kabupaten Kaimana dalam ajang Pesparani memiliki arti penting, baik di tingkat provinsi maupun nasional. “Kaimana sangat diperhitungkan, tidak hanya dalam Pesparani, tetapi juga dalam MTQ dan kegiatan keagamaan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Frans Amerbay: Program TERKABUL 4 M dan 100 Juta Sudah Final, DPRD Siap Kawal

Sementara, Pembimas Katolik Provinsi Papua Barat, Hugo Rizal yang juga selaku Sekretaris Umum LP3KD Provinsi Papua Barat yang turut hadir pada kesempatan tersebut juga mengapresiasi kerja panitia Pesparani I Kaimana ini.

Ia menilai, kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan ini menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dari umat dan panitia pelaksana, serta bukti nyata semangat pelayanan dan kebersamaan umat di Kaimana.

Di tempat yang sama, Ketua TPW yang juga Ketua LP3KD Kabupaten Kaimana, Romo Stanislaus Jenambur, O.Carm menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, panitia dan peserta yang merupakan perwakilan dari Gereja  Paroki Santo Martinus, Gereja Paroki Santa Monika Kampung Trikora dan Gereja Pra Paroki Santa Marta Krooy.

Baca Juga:  Bantuan Tangan Kasih Tahap III akan Dikhususkan Bagi Pekerja Informal dan Disabilitas

Ia mengatakan, Pesparani menjadi ajang mempererat persaudaraan dan kekeluargaan umat Katolik, sekaligus memperlihatkan bagaimana umat dapat berkarya dengan talenta yang diberikan Tuhan, sekaligus menghidupi nilai iman dalam keseharian.

Ia berharap, melalui Pesparani, kualitas iman umat semakin ditingkatkan dengan penghayatan dalam kehidupan sehari-hari dan keterlibatan dalam hidup menggereja. “Melalui Pesparani ini kita semua diajak untuk berjalan bersama dalam peziarahan, pengharapan menuju Allah sumber pembaharuan,” tutupnya.

Penutupan Pesparani I Kaimana ini dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dari setiap kategori. Para juara selain memperoleh piala dan sertifikat, juga mendapat uang pembinaan. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

420 Peserta Ramaikan Turnamen Kartu Song dan Domino Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kaimana menggelar turnamen Kartu Song …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *