
KAIMANANEWS.COM – Sampai saat ini program pemerintah pusat terkait koperasi desa yang selama ini digaungkan belum menunjukkan tanda-tanda akan berdiri di Kampung Egarwara, Distrik Arguni Bawah.
Namun meski belum ada kejelasan, masyarakat tetap berharap koperasi desa ini nantinya bisa membantu menampung hasil pertanian milik mereka.
Tokoh masyarakat Egarwara, James Richard Furima kepada Kaimana News.Com belum lama ini menuturkan, hingga saat ini belum ada tanda-tanda kehadiran koperasi desa di Kampung Egerwara.
“Memang pernah ada rapat, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda koperasi akan benar-benar hadir. Masyarakat juga sudah dengar tapi belum yakin betul karena semua-semua seperti tanah dan gedung belum ada,” ungkap mantan Kepala Kampung Egarwara ini.
Disisi lain, ia juga mendukung kehadiran koperasi desa agar bisa menampung hasil pertanian milik masyarakat, mengingat selama ini masyarakat kesulitan untuk membawanya ke pasar dalam kota akibat kesulitan akses.
“Kami intinya mendukung kehadiran koperasi ini untuk bisa membantu masyarakat apabila ada kesulitan biaya dan hasil-hasil kebun juga bisa ditampung disitu nantinya. Apalagi kami di gunung ini memang benar-benar sulit karena akses jalan yang kurang bagus. Mungkin lewat koperasi bisa meringankan beban kami masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, James juga berharap melalui koperasi kebutuhan masyarakat akan biaya pendidikan anak bisa teratasi, terutama pada saat hasil kebun kurang menguntungkan.
“Terus disisi lain mungkin bisa bantu kesulitan-kesulitan masyarakat. Kan kita tahu hasil panen ini kan tidak menentu, kadang bagus kadang tidak, mungkin untuk anak sekolah koperasi bisa bantu dengan catatan ada perjanjian berupa pinjaman,” pungkasnya. |isw|






KAIMANA NEWS Media Informasi Publik