Home / Berita Utama / Wabup Isak Waryensi Buka Pelatihan Pembuatan Noken dan Panah Program Samisaka Kampung Wainaga

Wabup Isak Waryensi Buka Pelatihan Pembuatan Noken dan Panah Program Samisaka Kampung Wainaga

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Bertempat di Meeting Room Grand Papua Hotel Kaimana, Jumat (11/9/2026), Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Penguatan Kapasitas Masyarakat Pembuatan Noken dan Panah Program Samisaka Tahun 2026 Kampung Wainaga, Distrik Teluk Arguni.

Pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan produk kearifan lokal ini, diikuti belasan peserta yang merupakan perwakilan tokoh adat dan tokoh perempuan Kampung Wainaga.

Wakil Bupati, Isak Waryensi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Pelatihan penguatan kapasitas pembuatan noken dan panah ini sebutnya, sangat penting dalam rangka menumbuhkan kecintaan kita terhadap budaya dan adat istiadat.

Wabup juga menjelaskan bahwa program Satu Miliar Satu Kampung (Samisaka) merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Kaimana dibawah kepemimpinan Bupati Hasan Achmad dan dirinya selaku Wakil Bupati.

Baca Juga:  PSU di Tugarni dan Wosokuno 6 Desember, KPU Kaimana Sebut Logistik Sudah Siap   

Program ini dianggarkan melalui APBD Kabupaten Kaimana, dimana pada tahun 2026 mellaui APBD murni telah dialokasikan sebagian dan pada APBD Perubahan Tahun 2026 yang akan disahkan dalam waktu dekat, akan dialokasikan lagi untuk menggenal satu miliar.

“Saya merasa kegiatan ini penting, sehingga saya harus hadir dan bertemu bapak-mama basudara dari Kampung Wainaga. Saya juga harus datang supaya bapak-mama juga bisa mendapat informasi yang benar terkait program ini,” ujar Wabup.

Ia mengatakan, produk kearifan lokal seperti noken, panah, tomang dan lainnya merupakan kekayaan budaya masyarakat yang sangat berharga dan harus terus dijaga kelestariannya. Untuk itu, pelatihan yang dilaksanakan ini sangat penting dalam rangka mendukung kearifan lokal.

Baca Juga:  Disetujui 4 Fraksi, APBD-P 2022 Ditetapkan Sebesar Rp.1,193 Triliun

“Kita masyarakat adat ini tidak bisa lepas dari budaya. Budaya dan adat istiadat yang selama ini kita jalani merupakan bagian dari jati diri kita sebagai orang Papua, orang Kaimana,” ujarnya seraya mengajak para peserta agar mengikuti pelatihan dengan baik.

Kesempatan yang sama, Kepala Distrik Teluk Arguni, Arsyad Watora juga mengajak para peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan baik. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Kaimana dalam kegiatan ini. Ia berharap, pelatihan ini membawa manfaat dalam menjaga kekayaan budaya setempat.

Pembukaan pelatihan  turut dihadiri perwakilan Dinas Perindagkop UMKM Kaimana, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, pendamping kabupaten dan pendamping kampung program Samisaka, serta lainnya. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Koordinasi Penatagunaan Tanah, Tim Kanwil BPN Papua Barat Kunjungi Kantah Kaimana  

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Jajaran Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua Barat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *