
UPAYA pencegahan masuknya Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) di wilayah Kabupaten Kaimana terus dilakukan.
Pencegahan dilakukan dengan memaksimalkan pengawasan di dua pintu masuk yakni Pelabuhan Laut dan Bandara Utarom Kaimana.
Optimalisasi pengawasan itu dilakukan dengan pengecekan suhu tubuh maupun melakukan karantina mandiri bagi para penumpang baik kapal maupun pesawat yang berasal dari daerah terpapar covid 19.
Salah satu yang saat ini menjalani karantina mandiri adalah 23 peserta MTQ asal Kaimana yang tiba Jumat (20/3/2020) lalu.
Mereka menjalani karantina mandiri selama 14 hari di Balai Diklat Pertanian Jalan Batu Putih Kaimana setelah mengikuti training di Bogor.
Bogor sendiri diketahui sebagai salah satu daerah yang terpapar virus corona. Selama karantina, 23 peserta MTQ ini diawasi sejumlah petugas kesehatan.
“Memang setelah dilakukan pemeriksaan suhu tubuh di Bandara Utarom Kaimana, saat kami tiba, memang tidak ada yang menunjukan tanda-tanda suhu tubuh di atas normal. Namun karena kami datang dari daerah yang terpapar virus corona, untuk itu, kami dianjurkan oleh Satgas Covid 19 Kabupaten Kaimana untuk dikarantina mandiri,” ujar Usman Abdullah, Sekretaris LPTQ Kabupaten Kaimana kepada wartawan melalui saluran telepon, Selasa (24/3/2020).
Dikatakan, sampai dengan saat ini di hari keempat, ada petugas kesehatan yang terus memantau mereka, dan terus mengecek kondisi para peserta yang dikarantinakan.
“Alhamdulillah, hasilnya semua mereka masih normal. Kami juga bersyukur karena dengan ini pun mereka terus melakukan latihan, meski MTQ yang sedianya dilaksanakan di Sorong Selatan itu ditunda. Jadi kami tunggu sampai masa karantina ini berakhir,” tukasnya. |AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik