
MESKI sudah ada instruksi dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, agar hasil kelulusan tidak dirayakan berlebihan, namun sejumlah siswa SMA/SMK di Kota Kaimana tetap merayakannya dengan melakukan konvoi sepeda motor keliling kota dan melakukan coret baju.
Aksi ini dilakukan setelah para siswa mendengar pengumuman kelulusan melalui salah satu media elektronik di kota ini, Sabtu (2/5/2020).
Sekelompok siswa berseragam putih abu-abu ini dengan menggunakan kendaraan berknalpot racing, tampak riang gembira mengitari kota Kaimana.
Raungan kendaraan yang mereka tumpangi bahkan sempat mengagetkan warga Kota Kaimana yang masih diliputi rasa takut akibat wabah Corona saat ini.
Berdasarkan pantauan media ini, setelah mengitari wilayah kota, para siswa-siswi yang berjumlah kurang lebih 30 orang ini kemudian berkumpul di area kawasan pantai Bantemi.
Jumlah mereka bahkan terus bertembah karena ada beberapa pelajar lainnya yang mulai berdatangan. Di tempat ini, mereka merayakan kelulusan dengan melanjutkan aksi coret baju, seperti yang biasa dilakukan para lulusan tahun-tahun sebelumnya.
Aksi para siswa ini dikecam sejumlah warga. Masyarakat menilai tindakan ini berlebihan karena dilakukan disaat semua orang tidak dibolehkan berkumpul dan melakukan aksi yang mengganggu ketentraman karena adanya wabah corona.
“Ini melanggar aturan dan anjuran pemerintah. Seharusnya pihak sekolah tidak mengizinkan hal ini dilakukan para siswa. Ini juga bikin semua masyarakat resah,” ungkap salah seorang warga. |DAR|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik