
KAIMANANEWS.COM – Menunjukan rasa duka atas wafatnya Paus Fransiskus, pemimpin umat katolik se-dunia, jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaimana mengenakan pita putih, termasuk kepada setiap tamu yang hadir dalam kegiatan launching penanaman satu juta bibit matoa, Selasa (22/4/2025).
Aksi berkabung dengan mengikat pita putih di tangan ini menindaklanjuti instruksi Kementerian Agama RI ke seluruh jajarannya di Kanwil Kemenag tingkat provinsi dan Kantor Kemenag kabupaten/kota.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaimana, Mustafa Musa Buatan menyampaikan ini disela kegiatan launching penanaman satu juta pohon matoa memperingati Hari Bumi ke-55.
Ia menjelaskan, penggunaan pita putih merupakan instruksi dari Kementerian Agama RI sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025.

“Hari ini kami keluarga besar Kementerian Agama menyampaikan dukacita yang setinggi-tingginya atas wafatnya Paus Fransiskus pemimpin umat katolik dunia yang meninggal pada 21 April kemarin. Dari Kementerian Agama pusat sampai daerah ini kami diwajibkan menggunakan pita putih,” ungkapnya.
Tak terkecuali, pita putih juga dikenakan kepada tamu undangan yang menghadiri acara launching penanaman sejuta pohon matoa yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kaimana dalam rangka mmeperingati Hari Bumi ke 55.
“Hal yang sama juga kami wajibkan kepada seluruh tamu yang menghadiri acara launching penanaman sejuta matoa sebagai bentuk empati sekaligus penghormatan bahwa kepergian tokoh pemersatu Paus Fransiskus merupakan duka kita bersama. Semoga arwah almarhum Paus Fransiskus diterima disisi Tuhan,” ungkapnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik