KAIMANANEWS.COM- Bupati Kaimana, Freddy Thie mengingatkan, program kegiatan setiap OPD yang akan dibiayai APBD Tahun 2023 harus berbasis kinerja dan benar-benar selaras dengan visi misi Kabupaten Kaimana yang tertuang dalam RPJMD 2021-2026.
Bupati menyampaikan ini saat dikonfirmasi terkait kesiapan Pemerintah Daerah mengajukan dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2023 kepada DPRD.
Bupati jelaskan, KUA-PPAS sedang disiapkan untuk selanjutnya akan diserahkan kepada DPRD. Penyusunan dokumen anggaran tahun 2023 ini sedikit mengalami pergeseran waktu mengingat adanya kunjungan Wapres RI di Kaimana.
Bupati pastikan setelah dokumen anggaran rampung akan langsung diserahkan kepada DPRD, sehingga diharapkan sebelum akhir tahun 2022, APBD tahun 2023 bisa ditetapkan.

Dijelaskan, sistim pengelolaan keuangan Kabupaten Kaimana pada tahun 2023 sesuai target BPKP harus berada pada level 3. Level 3 yang dimaksud adalah bahwa penyusunan KUA-PPAS mulai dari proses pengusulan hingga pengisian program harus berbasis kinerja.
“Itu artinya output dan outcome dari setiap kegiatan yang dibiayai APBD itu harus betul-betul terlaksana. Jadi program yang diakomodir itu harus selaras dengan visi misi yang sudah dituangkan dalam RPJMD,” tegas Bupati pekan lalu.
Diakui, target level 3 yang ditetapkan BPKP mengharuskan Pemerintah Kabupaten Kaimana saat ini sangat selektif dalam menyusun program kegiatan untuk tahun 2023.
“Tahun ini kita memang sangat teliti. Kita minta seluruh pimpinan OPD dan Kasubag Program untuk mempresentasikan program-program yang dimasukan, apakah sejalan atau tidak dengan visi misi. Setelah itu kita siapkan KUA-PPAS untuk kemudian didorong ke DPRD. Target kita sebelum akhir tahun DPRD sudah bisa sahkan APBD,” pungkas Bupati. |RED|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik