Home / Berita Utama / DLH Kaimana Lakukan Orientasi Terhadap 60 Calon Tenaga Persampahan

DLH Kaimana Lakukan Orientasi Terhadap 60 Calon Tenaga Persampahan

Bagikan Artikel ini:

Efraim Viktor Bless, Kepala Bidang Persampahan DLH Kaimana

KAIMANANEWS.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kaimana melakukan orientasi (pengenalan pekerjaan, lingkungan dan tujuan pekerjaan) kepada 60 calon tenaga persampahan yang telah mendaftar.

Orientasi dilakukan dengan tujuan agar tenaga persampahan yang nanti direkrut sebagai tenaga outsourcing benar-benar siap bekerja, mengingat pekerjaaan penanganan sampah ini cukup berat karena dekat dengan bakteri atau penyakit.

Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kaimana, Efraim Viktor Bless, S.T., M.M menyampaikan ini saat ditemui di Kantor DLH, Rabu (23/4/2025).

Menurutnya, masa orientasi bagi 60 calon tenaga persampahan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai 23 April hingga 25 April. Orientasi dilakukan agar para calon tenaga persampahan benar-benar mengenali pekerjaan, lingkungan dan tujuan dari penanganan sampah itu sendiri.

Selama masa orientasi lanjutnya, para calon tenaga persampahan diberi kebebasan untuk mempertimbangkan untuk melanjutkan pekerjaan hingga keluarnya keputusan untuk diangkat sebagai tenaga outsourcing dibawah kendali pihak ketiga, atau mundur jika merasa pekerjaan yang dijalani terlampau berat.

Baca Juga:  Launching SPPG Kampung Wamesa, Wakapolda PB Laporkan Kendala Geografis ke Presiden

“Karena kami melihat kondisi kota Kaimana kurang baik akibat sampah berserakan dimana-mana, jadi melalui kebijakan kepala dinas kami melakukan perekrutan tenaga untuk menjalani masa orientasi sambil menunggu kebijakan outsourcing. Masa orientasi tiga hari, karena kerja sampah ini berbeda dengan kerja kantor atau lainnya. Kerja sampah ini dekat sekali dengan bakteri atau penyakit, sehingga butuh orang yang benar-benar siap. Jadi kalau merasa tidak cocok mereka bisa mengundurkan diri,” ujarnya.

Kabid Persampahan juga menjelaskan, masa orientasi juga dilakukan untuk memastikan yang bersangkutan benar-benar siap diangkat sebagai tenaga outsourcing, yang nanti akan diawali penandatanganan perjanjian kerja atau pakta integritas.

“Jadi ketika masa orientasi ini bisa mereka lewati atau sanggup dengan ketentuan dan syarat-syarat kerja yang berlaku, nanti akan diikuti dengan penandatanganan pakta integritas. Disana ada poin-poin yang harus mereka setujui untuk kemudian diangkat sebagai tenaga outsourcing. Setelah resmi jadi tenaga outsourcing mereka juga punya hak untuk check up kesehatan,” ucap Efraim.

Baca Juga:  56 Warga Binaan Lapas Kaimana Terima Remisi HUT 80 RI

Ditambahkan, armada sampah yang saat ini bisa beroperasi sekaligus mendukung kegiatan orientasi bagi 60 calon tenaga persampahan sebanyak 4 unit, 3 diantaranya dumtruck untuk angkut sampah dari rumah-rumah warga dan 1 unit armroll untuk angkut container sampah dari TPS (Tempat Pembuangan Sementara) menuju TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

“Masing-masing armada berjumlah 15 orang. Jadi selama masa orientasi ini, kalau ada yang merasa tidak cocok dengan pekerjaan bisa mengundurkan diri. Karena outsourcing ini harus yang benar-benar bisa bekerja profesional. Nanti yang benar-benar siap akan kerja full mulai awal Mei,” pungkas Efraim. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *