
KAIMANANEWS.COM- Ketua Umum Dewan Adat Kaimana (DAK) Lewi Oruw menegaskan, kedepan penerimaan CPNS, TNI, Polri maupun lowongan BUMN wajib diberikan 100% kepada anak asli Kaimana.
Lewi Oruw mengatakan ini saat menyampaikan sambutan perdana pasca pengukuhan dirinya sebagai Ketua Dewan Adat Kaimana masa bakti 2024-2029 hasil Konferensi Masyarakat Adat Kaimana di Gedung Pertemuan Casuarina Krooy, Sabtu (27/4/2024).
Ditegaskan, dewan adat Kaimana akan memposisikan diri sebagai lembaga kultur yang akan memperjuangkan hak hak dasar orang Kaimana yang selama ini belum mendapatkan keadilan.
“Kedepan untuk CPNS, kami minta pengertian baik dari saudara-saudara lain supaya tahun ini harus 100%. Kita tidak pernah pergi minta 20% kemana-mana. Begitu juga penerimaan Polisi, TNI, Kejaksaan atau BUMN lainnya, harus utamakan orang asli Kaimana. Kalau sudah tidak ada lagi atau semua anak Kaimana sudah kerja baru yang dari luar silahkan,” tegasnya disambut tepuk tangan setuju dari peserta konferensi.
Ia meminta anak-anak asli Kaimana untuk mempersiapkan diri, dengan meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri sehingga pada saat ada peluang bisa langsung mengambil bagian.
“Jadi anak adat kita harus mempersiapkan diri dan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini. Kita tidak bisa tinggal diam terus, nanti saudara-saudara kita datang dengan kemampuan kita mau cemburu, karena kita tidak mampu mengerjakan itu,” tegasnya.
Mantan anggota DPRD Kaimana dua periode ini juga meminta Pemerintah Daerah agar memperhatikan kepentingan anak-anak asli Kaimana agar keadilan sosail yang menjadi cita-cita bangsa benar-benar tercapai.
“Bicara pegang komputer kita bisa pegang komputer, bicara undang-undang kita tau undang-undang. Jadi beri kesempatan kepada anak-anak asli tanah ini supaya keadilan di republik ini tercapai,” pungkasnya. |RED|























KAIMANA NEWS Media Informasi Publik