Home / Berita Utama / Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua Digelar Oktober di Kaimana

Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua Digelar Oktober di Kaimana

Bagikan Artikel ini:

KONFERENSI Besar Masyarakat Adat Papua (KB-MAP) direncanakan akan digelar pada bulan Oktober 2021 di Kota Senja Indah Kaimana. Kegiatan ini akan dihadiri sedikitnya 800 peserta perwakilan masyarakat adat dari suku-suku asli se-Tanah Papua yang tersebar pada 7 wilayah adat.

Ketua Panitia Pelaksana KB-MAP, Arifin Sirfefa, SKM,MM membenarkan ini saat dikonfirmasi terkait kesiapan Kaimana sebagai tuan rumah pelaksanaan Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua.

Menurut Arifin, Kaimana sangat siap untuk melaksanakan kegiatan ini. Panitia pelaksana selaku pihak yang diangkat untuk mensukseskan agenda besar dewan adat ini lanjutnya, akan bekerja maksimal mempersiapkan berbagai keperluan.

Dijelaskan, Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua ini, merupakan kegiatan dewan adat yang bertujuan membicarakan kepentingan hak-hak adat masyarakat asli Papua. Kegiatan ini tegas Arifin, tidak ada kaitannya dengan politik atau lainnya, tetapi murni membicarakan masalah adat.

Baca Juga:  Bupati Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2022

“Agenda ini penting khusus untuk masyarakat adat Papua. Kegiatan ini tidak membicarakan hal-hal lain diluar adat, karena kadang banyak intervensi yang masuk. Ini murni kegiatan adat. Dan kami panitia ini diangkat untuk mensukseskan agenda besar, sekaligus membantu orangtua kami di dewan adat,” ujar Arifin belum lama ini.

Ia meminta dukungan masyarakat Kabupaten Kaimana, baik dari suku asli maupun suku-suku nusantara, untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan ini. Melalui kegiatan ini lanjutnya, ada nilai plus yang bisa didapat masyarakat Kabupaten Kaimana, khususnya dalam meningkatkan perekonomian.

Baca Juga:  Sehatkan Warga Kaimana, Happy Dream Hadirkan Layanan Terapi Gratis

“Dengan agenda ini kan pasti masyarakat di Kaimana ini mendapat nilai plus. Ada pemasukan untuk peningkatan ekonomi, karena disitu nanti akan ada pameran dan lainnya. Penyedia jasa angkutan umum, seperti ojek atau lainnya juga bisa memanfaatkan peluang in menambah penghasilan. Selain itu, dengan kedatangan banyak tamu juga Kaimana semakin dikenal. Orang jadi tahu bahwa Kaimana ini banyak keunikan, ada senja yang indah dan potensi pariwisata lainnya,” tukas Arifin. |RED|KN1| 


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

Bagikan Artikel ini: JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *