Home / Nasional / Perkuat Program Pendampingan Usaha, Kantah Kaimana Gelar Pertemuan dengan Subjek Agraria Kampung Coa dan Trikora  

Perkuat Program Pendampingan Usaha, Kantah Kaimana Gelar Pertemuan dengan Subjek Agraria Kampung Coa dan Trikora  

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Kantor Pertanahan Kabupaten Kaimana melalui Seksi Penataan dan Pemberdayaan kembali Rapat Fasilitasi Pendampingan Usaha Fase II Program Akses Reforma Agraria Tahun 2026 bersama Subjek Reforma Agraria di Kampung Coa dan Kampung Trikora.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Kampung Coa, Kamis (10/9/2026) ini, menjadi langkah awal dalam memperkuat kelembagaan masyarakat serta mendorong pengembangan usaha dan peningkatan akses ekonomi bagi para subjek reforma agraria.

Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Kaimana, Ir. Hamari Sikyarto, S.T., dan dihadiri oleh para subjek Reforma Agraria, Kepala Kampung Trikora, perwakilan Kampung Coa dan perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Kaimana.

Baca Juga:  Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Hadir pula sebagai narasumber dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM, Baren Tumanat, S.E., M.M dan  perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana.

Program pendampingan usaha reforma agraria yang dilakukan Kantah Kaimana ini merupakan kegiatan pemberdayaan yang diberikan kepada masyarakat penerima tanah reforma agraria agar mereka bisa mengelola tanahnya secara produktif dan mandiri.

Baca Juga:  Hari Kedua, Tim ‘Sentuh Tanahku’ Kantah Kaimana Sosialisasi di Dinas Perindagkop dan Budpar

Program ini merupakan bagian dari penataan akses (access reform) dalam Reforma Agraria. Setelah masyarakat mendapatkan kepastian hukum atau sertipikat tanah (penataan aset), pemerintah membantu mengembangkan ekonomi mereka

Program ini bertujuan; membantu warga agar keluar dari kemiskinan, memastikan tanah yang dibagikan tidak diam saja, tetapi menghasilkan nilai ekonomi dan membangun keterampilan dan kapasitas usaha warga secara berkelanjutan. |rls|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Target 87% LP2B Tercapai Sebelum 2029, Menteri Nusron Apresiasi Kinerja Jajaran

Bagikan Artikel ini: Sleman – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *