
WAKIL Bupati Kaimana, Hasbulla Furuada, SP mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyelamatkan generasi muda Kaimana yang akhir-akhir ini banyak yang terkontaminasi kegiatan-kegiatan yang berbau negatif.
Hal ini menurut Wabup, mungkin saja merupakan sebuah bentuk pelampiasan karena minimnya wadah bagi mereka untuk menyalurkan minat dan bakat.
Untuk itu kedepannya, sesuai visi misi Pemerintah Daerah, perlu adanya upaya untuk melihat kembali potensi-potensi yang dimiliki generasi muda Kaimana baik di bidang olahraga maupun seni agar bisa menyiapkan diri menghadapi persaingan.
Wabup Hasbulla menyampaikan ini ketika membuka secara resmi kegiatan seminar kepemudaan dalam upaya rehabilitasi masalah sosial yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga Kabupaten Kaimana, Kamis (9/9/2021).

Lebih lanjut pria yang sangat tekun menjalani salat 5 waktu ini mengatakan, pemuda sebagai salah satu faktor pendukung keberhasilan pembangunan harus diberi ruang dan waktu yang cukup untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang positif.
Untuk itu, Wabup secara khusus meminta Dinas Pendidikan atau instansi terkait lainnya, termasuk KNPI, untuk melihat bentuk-bentuk kegiatan yang diperlukan sehingga bisa mengakomodir kepentingan pemuda sebagai aset pembangunan.
“Kita harus memberikan ruang yang cukup untuk pemuda mengaktualisasikan jati diri mereka dalam kegiatan-kegiatan yang positif, baik itu kegiatan olahraga, seni dan budaya atau lainnya sesuai bakat yang mereka miliki,” ujar putra asli Kaimana asal Teluk Arguni ini.
Disisi lain, Wakil Bupati juga mengajak generasi muda Kaimana untuk bersiap diri menghadapi persaingan, karena siapa yang tidak mampu bersaing akan terdepak dengan sendirinya. “Walaupun kita punya tanah, punya negeri, tapi yang mampu bersaing lah yang bisa bertahan,” ingatnya. |RED|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik