
KAIMANANEWS.COM- Sedikitnya 22 calon siswa Tamtama TNI AD asal Kaimana telah diberangkatkan ke Manokwari untuk mengikuti seleksi lanjutan di Makodam XVIII/Kasuari.
Puluhan Casis ini akan bertarung dengan Casis lainnya untuk merebut 18 kuota kursi Tamtama yang menjadi jatah Kabupaten Kaimana.
Dandim 1804 Kaimana, Letkol Inf. Chairi Suhanda menyampaikan ini ketika dikonfirmasi terkait jumlah Casis yang lolos seleksi administrasi dan dikirim ke Manokwari serta kuota Casis Tamtama untuk Kabupaten Kaimana.
“Untuk calon siswa Tamtama periode 2 Tahun Anggaran 2021 ini, kemarin kita sudah melaksanakan seleksi administrasi dan sampai dengan terakhir ini, yang dikirim mengikuti seleksi pusat itu kurang lebih 22 orang. Tiga orang sudah lebih dulu berangkat, kemudian menyusul 19 orang menggunakan pesawat. Semuanya sudah tiba di Makodam di Manokwari, tinggal melaksanakan rangkaian tes terpusat disana,” ungkap Dandim, Sabtu (13/11/2021).
Disinggung terkait kuota untuk Kabupaten Kaimana, Dandim jelaskan, jika tidak ada perubahan, kuoat untuk Kabupaten Kaimana masih menggunakan alokasi yang lama yakni 18 orang.

“Kalau tidak ada perubahan mungkin masih menggunakan alokasi yang sama 18 orang. Tapi tergantung nanti dari hasil seleksi, bagaimana kondisi peserta yang dari kaimana. Mudah-mudahan mereka semuanya memenuhi syarat sehingga tidak ada pemotongan atau pengurangan kuota,” ujarnya.
Dandim lebih jauh membeberkan, banyak anak yang gagal lanjut ke tahap seleksi berikutnya karena kendala administrasi dan kesehatan. Untuk itu, ia meminta para orangtua maupun pejabat pemerintah mulai dari tingkat desa, distrik dan kabupaten untuk kedepannya bisa memberikan dukungan penuh.
“Kendala yang sering kita temui itu para Casis terutama putra daerah Kaimana itu dalam hal administrasi, seperti rapor tidak ada, akta kelahiran tidak ada, surat nikah orangtua tidak ada. Kemudian kendala kesehatan juga. Sehingga saya berharap dukungan dari semua pihak karena orangtua saja tidak bisa, harus ada kepedulian dari pejabat pemerintah mulai dari tingkat desa, distrik, sampai dinas-dinas terkait yang mengurusi masalah administrasi. Karena sayang si anak sudah mau, sudah punya fisik yang bagus tapi karena kendala adminstasi atau kesehatan akhirnya gagal,” ungkap Dandim.
Kedepan janji Dandim, pihaknya juga akan melakukan sejumlah perbaikan, terutama dalam mempersiapkan anak-anak Kaimana dalam mengikuti seleksi masuk TNI, mengingat seleksi yang dilakukan dimaksud, merupakan salah satu upaya untuk membuka lapangan kerja.
“Nanti kedepan kita akan lakukan perbaikan. Kalau perlu ada pembinaan terpusat sehingga anak-anak dari kampung-kampung bisa kita bina dan kalau ada yang kurang panitia di Kaimana bisa langsung berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait,” tutupnya. |RED|KN1|
Advetorial Tahapan dan Jadwal Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Kaimana
Halaman I

Halaman 2

Halaman 3

Halaman 4

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik